Cari Ketenangan Malam Tahun Baru, Wisatawan Padati Permukiman Suku Badui - Info Kepri -->
Trending News
Loading...

Cari Ketenangan Malam Tahun Baru, Wisatawan Padati Permukiman Suku Badui


LEBAK, Infokepri.com  - Pergantian malam tahun baru, kawasan permukiman masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, ramai dipadati pengunjung. 

"Kita memperkirakan wisatawan yang merayakan pergantian tahun baru antara 600 sampai 700 orang," kata Santa (45) seorang warga Badui saat dihubungi di Lebak, Minggu (31/12/2017).
 
Kawasan permukiman masyarakat Badui sejak dua hari terakhir banyak dipadati pengunjung dari berbagai daerah di wilayah Provinsi Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.
 
Mereka pengunjung datang ke kawasan Badui untuk menikmati pergantian malam tahun baru 2018.
Dimana pergantian malam tahun baru di kawasan permukiman Badui tentu memiliki perbedaan dengan lokasi-lokasi keramaian, seperti pesisir pantai maupun Alun-Alun.
 
Kawasan permukiman Badui kondisinya hutan juga pegunungan serta perbukitan. Namun, pengunjung memilih pergantian tahun baru ke kawasan Badui.
 
Karena itu, pengunjung yang akan menikmati pergantian malam tahun baru di permukiman Badui terpaksa tinggal di bale-bale rumah masyarakat setempat.
 
"Semua pengunjung wisata ke Badui hanya duduk-duduk di bale rumah warga Badui karena lokasinya perbukitan dan pegunungan," katanya.
 
Menurut dia, pengunjung malam tahun baru di kawasan permukiman masyarakat Badui kebanyakan ingin mencari ketenangan batin sambil introspeksi diri untuk menggapai tahun 2018.
 
Sebab, kawasan Badui tentu suasananya sepi juga gelap gulita karena tidak dialiri penerangan jaringan listrik.
 
Selain itu juga pengunjung yang datang ke kawasan Badui untuk perayaan pergantian malam tahun baru karena ingin lebih dekat bersama masyarakat Badui juga keingintauan masyarakat adat setempat.
 
"Kami tentu kedatangan pengunjung akan membawa dampak ekonomi cukup baik bagi kalangan warga Badui," katanya.
 
Tetua adat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Saija mengimbau seluruh pengunjung wisata pergantian malam tahun baru agar tidak membuang sampah sembarangan juga menaati peraturan masyarakat Badui.
 
Selama ini, masyarakat Badui masih mempertahankan adat leluhur yang menolak modernisasi. "Kami minta pergantian tahun baru dapat menjadikan kehidupan masyarakat yang lebih baik," katanya.
 
(okezone.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel