Redaksi dan Pemasaran Telp (0812)70197866,| Email: paruliankepri@yahoo.com
» » » » Berprestasi Menerapkan Imunisasi, Pejabat Walikota Tanjungpinang Menerima Penghargaan dari Menteri Kesehatan RI


TANJUNG PINANG, Infokepri.com
–  Kementerian Kesehatan RI memberikan penghargaan Capaian Kinerja Imunisasi terbaik se-Indonesia selama 2015-2017 kepada kota Tanjungpinang.  Penghargaan itu diserahkan oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek kepada Penjabat Walikota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM. Penyerahan penghargaan tersebut disejalankan dengan acara Pekan Imunisasi Dunia dan Hari Malaria Dunia Tahun 2018 yang digelar di Gedung Shohibul Barokah, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Minggu 29 April 2018.

Kota Tanjungpinang masuk dalam 10 daftar kota terbaik imunisasi se Indonesia, beberapa kota dan kabupaten yang berprestasi menerapkan Imunisasi di daerahnya juga mendapat penghargaan dan Kementerian Kesehatan RI seperti : Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Labuan Batu Utara, Kabupaten Solok Selatan, Kota Palu dan Kabupaten Kolaka Utara.

Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek dalam sambutannya menyampaikan imunisasi merupakan hak anak yang harus dilakukan. Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Kesehatan RI, mengapresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berhasil melaksanakan capaian kinerja imunisasi dengan baik.

"Penghargaan ini merupakan motivasi kepada pemerintah daerah agar terus mengupayakan dan menggiatkan imunisasi. Imunisasi adalah hak anak yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah agar mewujudkan generasi yang sehat dan unggul." Ungkapnya.

Lebih lanjut Nila mengatakan bersempena dengan peringatan Hari Malaria Sedunia,  pengendalian penyakit malaria menjadi tanggung jawab bersama sehingga Indonesia bebas Malaria pada 2030.

Ia menyebutkan masyarakat harus melakukan pola hidup yang dapat memberantas penyakit malaria dengan menjaga kebersihan di lingkungannya  dan melakukan pola hidup bersih dan sehat dan menggunakan kelambu saat tidur sebab nyamuk vektor plasmodium malaria itu menusuk dan menghisap darah manusia pada malam hari.

Sementara itu Pejabat Walikota Tanjungpinang, Raja Ariza mengucapkan rasa syukur dan bangga atas capaian yang diperoleh Kota Tanjungpinang. Hal tersebut tak terlepas dari usaha dan kerjasama semua pihak yang terlibat.

"Terimakasih kepada semua pihak yang telah berupaya melaksanakan program imunisasi secara maksimal di Kota Tanjungpinang. Ini tidak terlepas atas kerja sama dan kerja keras dari Dinkesdalduk, Puskesmas, klinik, rumah bersalin, dan kader Posyandu. Sehingga kita memperoleh penghargaan ini dengan cakupan dan kinerja imunisasi di Kota Tanjungpinang tinggi dan terbaik di Indonesia. Tanjungpinang satu-satunya yang terbaik dari Provinsi Kepulauan Riau, kita sangat bangga." Ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Kota Tanjungpinang, Rustam, SKM, M.Si juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder yang telah berusaha sekuat tenaga untuk melaksanakan program imunisasi di Kota Tanjungpinang.

"Terima kasih atas capaian yang telah diperoleh Tanjungpinang sebagai Kota terbaik yang memperoleh capaian kinerja imunisasi di Indonesia. Ini juga tak terlepas dari kerja keras kader imunisasi kelurahan di Kota Tanjungpinang yang berhasil mencapai universal coverage dengan capaian melebihi 90 persen," Jelas Rustam.

Acara pemberian penghargaan Capaian Kinerja Imunisasi terbaik se-Indonesia selama 2015-2017 ini, diawali dengan persembahan kesenian rampak bedug yang merupakan salah satu kesenian asli Kabupaten Pandeglang yang sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda yang memukau dan menarik perhatian para undangan dengan kekompakan, keharmonisan serta atraksi yang luar biasa dari para pemainnya.

Acara ini dihadiri, Menteri Kesehatan RI, Gubernur Banten, Bupati Pandeglang, Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia yang menerima penghargaan. Serta diserahkan juga penghargaan Museum Rekor Indonesia kepada Menteri Kesehatan RI, Gubernur Papua, Gubernur Papua Barat dan Gubernur Nusa Tenggara Barat yang telah melaksanakan pemakaian kelambu tercepat untuk masyarakat dalam waktu 1 Minggu dalam upaya pence
Gahan penyakit malaria.
 
(RN/pri)

About Redaksi News

Info Kepri Memberitakan Dengan Akurat dan Terpercaya.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Terima kasih atas Kunjungan Anda