Redaksi dan Pemasaran Telp (0812)70197866,| Email: paruliankepri@yahoo.com
» » » » Inflasi IHK Kepri Bulan Juli 2018 Lebih Tinggi Dari Bulan Lalu dan Inflasi Nasional



BATAM, Infokepri.com –
Pada bulan Juli 2018 inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepri sebesar 4,38% (yoy) angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan inflasi IHK bulan Juni 2018 yang besarnya 4,06 % (yoy) bahkan lebih tinggi dari inflasi nasional yang tercatat sebesar 3,18% (yoy).

“Inflas IHK Kepri pada bulan Juli 2018 lebih tinggi dari inflasi IHK Kepri pada bulan Juni 2018 lalu dan inflasi nasional,” kata Wakil Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam, Gusti Raizal Eka Putra, Jum'at, (03/08/2018)

Ia menyebutkan inflasi IHK Kepri Juli 2018 tercatat 0,27% (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatatkan inflasi sebesar 1,14% (mtm) dan lebih rendah dibanding inflasi nasional sebesar 0,28% (mtm).

Inflasi Juli 2018 lebih rendah dari rata-rata historisnya 3 (tiga) tahun terakhir yaitu inflasi 1,00% (mtm). Kelompok komoditas volatile foods dan inti mendorong inflasi Kepri, sedangkan kelompok administered prices mengalami deflasi.

Lebih lanjut disebutkannya Inflasi kelompok volatile food sebesar 2,46% (mtm), lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 1,58% (mtm).

Kelompok komoditas administered prices mencatatkan deflasi 1,17% (mtm), dibandingkan bulan lalu yang mengalami inflasi sebesar 3,15% (mtm).

"Deflasi pada kelompok administered prices terutama bersumber dari penurunan harga tarif angkutan udara yang mencatatkan deflasi 9,76% (mtm) dengan andil 0,43% (mtm)," tutupnya.

Mencermati perkembangan inflasi terkini, inflasi IHK pada Agustus 2018, diperkirakan akan meningkat.

Beberapa potensi risiko pendorong inflasi di Kepri diantaranya adalah :
  1. Curah hujan yang cukup tinggi diperkirakan masih akan belanjut diperkirakan akan menghambat produksi hasil pertanian seperti bayam, kangkung dan kacang panjang;
  2. Potensi angin kencang dan gelombang tinggi dapat mendorong inflasi komoditas ikan;
  3. Persiapan menjelang tahun ajaran baru terutama untuk univesitas akan mendorong inflasi inti;
  4. Keterbatasan pasokan daging ayam dan telur ayam ras diperkirakan masih akan berlanjut;
  5. Peningkatan permintaan daging sapi menjelang menjelang Hari Raya Idul Adha;
  6. Kenaikan harga minyak dunia berdampak pada kenaikan harga avtur dan berpotensi mendorong peningkatan tarif angkutan udara.
Pengendalian inflasi Agustus 2018, difokuskan untuk mitigasi risiko inflasi terutama menjelang akhir tahun dengan rekomendasi sebagai berikut :
  1. Memanfaatkan kerjasama antar daerah yang telah disepakati serta mendorong kerjasama antar daerah baru untuk menjamin aliran pasokan bahan makanan ke Kepri;
  2. Melakukan pemetaan terhadap pasokan dan produksi bahan pangan;
  3. Menjaga kelancaran arus bongkar muat dan distribusi angkutan barang komoditas strategis yang berpotensi menyumbang inflasi pada saat perubahan cuaca;
  4. Melakukan pengawasan terhadap ketersediaan daging ayam ras dan telur ayam ras untuk mencegah terjadinya moral hazard;
  5. Mengembangkan program urban farming dengan skala yang lebih luas seperti penanaman bayam.
(AP)

About Redaksi News

Info Kepri Memberitakan Dengan Akurat dan Terpercaya.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Terima kasih atas Kunjungan Anda