Sekitar 300 Orang Ustad dan Pastor Menghadiri Acara Tatap Muka Yang Digelar Ditbinmas Polda Kepri - Info Kepri -->
Trending News
Loading...

Sekitar 300 Orang Ustad dan Pastor Menghadiri Acara Tatap Muka Yang Digelar Ditbinmas Polda Kepri


BATAM, Infokepri.com
– Ditbinmas Polda Kepri gelar tatap muka dengan Da'i Kamtibmas dan Gembala Kamtibmas Mitra Polri dalam rangka mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan Kondusif  yang dilaksanakan di Aula PIH Kota Batam,Batam Center,Batam, Rabu (27/3/2019).

Acara tatap muka  ini dihadiri oleh Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimansyah, MH, didampingi oleh Dirbinmas Polda Kepri dan Dirintelkam Polda Kepri, tamu undangan dari Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Ketua Dewan Masjid Kota Batam, Ketua FKUB Kota Batam dan Ketua Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Batam.

Peserta kegiatan tatap muka ini terdiri dari para Ustadz dan Pastor dari seluruh Kota Batam yang berjumlah sekitar 300 orang.

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimansyah, MH dalam sambutannya mengatakan bahwa kita diwarisi Sumber Daya Alam (SDA), budaya, suku dan bahasa yang begitu banyak dan disatukan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia yang hidup rukun dan damai sehinga kewajiban kita adalah mewariskan kembali hal tersebut kepada anak cucu kita.

Ia menyebutkan Dai dan Gembala adalah panutan bagi umat, sehingga harus menyampaikan segala kebaikan-kebaikan yang mempunyai referensi yang jelas.

"Kota Batam harus bisa menjadi contoh bagi Daerah lain, karena kita berbatasan langsung dengan Negara tetangga sehingga menjadi Etalase bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bersama jaga budaya Melayu sebagai payung kebudayaan di Kepri karena mengacu pada penyebaran manusia Melayu bukan merupakan suatu suku, karena kita berasal dari asal yang sama," katanya.

Lebih lanjut disebutkannya pesta Demokrasi yang kurang lebih 20 hari lagi, kami harap para Da'i dan Gembala dapat mengajak para jama'ahnya untuk datang ke TPS dengan suka cita, jangan kita saling terpecah, saling hujat, saling benci hanya karena perbedaan pandangan politik.

"Dalam pandangan Islam, Ghibah dan Fitnah merupakan hal yang dibenci oleh Allah SWT, sehingga mari kita jaga kebhinnekaan ini dengan melawan hoax, fitnah, dan sebagainya, jangan sampai hal-hal negatif tersebut keluar dari rumah ibadah kita. dukungan dan Do'a dari segenap lapisan masyarakat agar Pemilu 2019 berlangsung aman, lancar dan damai karena keberhasilan Pemilu adalah untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia," katanya.

Sesuai perkembangan zaman anak-anak kita bisa mendapatkan pelajaran agama dari internet, namun mereka tidak bisa mendapatkan Suri tauladan dari Da'i dan Gembalanya, sehingga diharapkan para Da'i dan Gembala dapat bersama-sama untuk berikan contoh yang baik, sebagai tauladan bagi generasi penerus kita.

Selanjutnya Wakapolda Kepri dan tamu undangan menyerahkan Kartu Tanda Anggota Mitra Kamtibmas Polda Kepri dan penyerahan Baju Koko dan baju Batik Da’I dan Gembala Kamtibmas.
 
(Humas Polda Kepri)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel