about

about

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Disparbud Karimun Menggelar Festival Lampu Colok

Share it:



KARIMUN, Infokepri.com – Pemkab Karimun melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karimun menggelar Festival Lampu Colok yang digelar selama dua bulan.

Festival Lampu Colok ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 dan dibuka oleh Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karimun Zamri pada Jumat (31/5/2019) malam di Jalan Lubuk Semut, Kecamatan Karimun.

Festival Lampu Colok dibuka pada malam ke 27 Ramadhan memperebutkan total hadiah mencapai Rp 47 juta,-  dan diikuti sebanyak 30 peserta /Gapura dengan rincian 10 se Kecamatan Karimun dan 20 se Kecamatan Kundur.

Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim dalam sambutannya mengatakan tujuan Festival ini digelar untuk melestarikan budaya Melayu serta sebagai ajang promosi kewisatawan yang berkunjung ke Karimun,

Selain untuk ajang Promosi ke wisatawan ini merupakan tradisi yang harus dilestarikan apa lagi hanya  Karimun yang masih mempertahankan Festival Lampu colok ini.

Ia mengharapkan dengan digelarnya Festival ini dapat terus membangun kebersamaan dan kekompakan ditengah- tengah masyarakat.




Ia meminta kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk mengevaluasi Festival yang sangat dinantikan masyarakat bahkan para wisatawan.

 "Terus dievaluasi setiap tahunnya, tujuannya untuk melihat jika adanya kelemahan, dapat segera diperbaiki sehingga Festival ini betul-betul semarak,”ucapnya

 Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karimun Zamri menyampaikan, Festival lampu colok 2019 berjumlah 30 peserta atau gerbang. Dengan rinciannya,
se-Pulau Karimun 10 gerbang pintu colok dan se-Pulau Kundur 20 gerbang pintu colok.

"Untuk tahun ini peserta berkurang jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dikarenakan setelah adanya program konversi minyak tanah ke elpiji, jadi susahnya mendapatkan minyak tanah," ucapnya

Adapun penilaian dalam Festival melibat sejumlah dewan juri diantaranya struktur bangunan, antusias masyarakat, kreatifitas dan dekorasi.

Untuk pemenang diberikan uang pembinaan yang totalnya Rp 74 juta, masing-masing juara pertama Rp 10 juta, juara kedua Rp 8 juta, juara ketiga Rp 6 juta dan juara keempat Rp 4 juta. Untuk juara kelima Rp 3 juta, juara keenam Rp 2 juta. Kemudian juara ketujuh, delapan, sembilan dan sepuluh masing-masing Rp 1 juta," ucapnya.

 (RN/Nal)

Share it:

Infokepri

Karimun

kepri

Post A Comment:

0 comments: