Gubernur Kepri Curhat Ke Dirjen Hubla, Mempercepat Regulasi Labuh Jangkar - Info Kepri

about

about

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Gubernur Kepri Curhat Ke Dirjen Hubla, Mempercepat Regulasi Labuh Jangkar

Share it:
KARIMUN, Infokepri.com - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengharapkan agar  regulasi dari sektor kemaritiman seperti labuh jangkar dapat dipercepat mengingat masih minimnya pendapatan untuk provinsi Kepri dari sektor Kemaritiman.

“ Dengan dipercepatnya regulasi sektor Kemaritiman khususnya labuh jangkar dapat membuat provinsi Kepri yang berbatasan dengan negara asing dapat penghasilan dari lautnya yang luas,” kata Gubernur Kepri, Nurdin Basirun ketika curhat kepada  Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo, Jumat (5/7/2019).

Pada kesempatan itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengharapkan agar Sektor Kemaritiman dari labuh jangkar memberi manfaat besar bagi masyarakat Kepri untuk mendukung pembangunan banyak sektor.

Nurdin, yang setelah kunjungannya ke Lingga, memang langsung bergerak ke Karimun, pada Kamis (4/7) malam. Sesampai di Karimun, menjelang tengah malam, ratusan jamaah Masjid Baiturrahman masih menunggu Nurdin untuk Halal Bi Halal. Jumat pagi, Nurdin kembali ke Batam untuk bersama Dirjen melakukan perjalanan laut ke Karimun. Sekaligus melihat potensi besar kemaritiman Kepri.

Selain soal labuh jangkar, kepada Agus, Nurdin juga curhat tentang pelabuhan bongkar muat Batu Ampar, Batam. Juga tentang pelabuhan Pelni Karimun dan Pelabuhan Domestik Tanjungpinang. Terutama tentang peningkatan kualitas dan kapasitas. Sehingga bongkar muat barang semakin lancar dan murah. Juga mendukung sektor pariwisata yang terus Kepri kembangkan.

“Misalnya Pelindo tak mau memperbaharui, mungkin bisa diserahkan ke pihak swasta,” kata Nurdin.

Selama di Karimun, Nurdin mendampingi Agus meninjau sejumlah lokasi. Di antara yang dilihat adalah kawasan coastal area, yang akan tumbuh sebagai wajah baru Karimun. Termasuk pembangunan infrastruktur ke pelabuhanannya. Demikian juga dengan pelabuhan roro dan bongkar muat Paret Rampak, PT MOS, dan lainnya.

Setelah keliling Karimun, Agus melihat potensi besar sektor ini untuk kemajuan Kepri. Menurut Agus, memang baru dibangun sejumlah infrastruktur yang memadai di Karimun.

“Apalagi kawasan itu berdekatan dengan Malaysia dan Singapura, jadi memang harus dibangun,” Agus yakin.

Sementara, tentang labuh jangkar, Agus belum bisa menjanjikan banyak hal untuk Kepri. Karena, kata Agus, ke depan masih banyak hal yang harus dibenahi.

“Termasuk regulasi-regulasinya. Karena kalau tidak dibenahi, kita tidak kompetitif,” kata mantan Dirut PT Inka ini.

Agus menambahkan, percuma dibuka ships to ships, labuh jangkar dan sebagainya kalau tidak kompetitif. Menurut Agus nanti nilai ekonominya juga akan menjadi kurang.

“Jadi harus kita atur. Biar kompetitif.  Dan akan  banyak kolaborasi ke depannya,” kata Agus.

Meski begitu, Agus belum menjamin kapan target waktunya selesai. Karena keterkaitan dengan banyak kementerian dan lembaga. Untuk mengatur regulasi itu.

Nurdin sendiri, dalam banyak kesempatan selalu berjuang agar Kepri selalu dapat dukungan regulasi ke Jakarta. Bahkan hingga ke Presiden Jokowi. Beberapa di antaranya sudah berhasil, beberapa lagi masih dalam proses. (Hms/Tra)


Share it:

Infokepri

Karimun

kepri

Post A Comment:

0 comments: