Lik Khai Mengaku Ditelepon Agar Masalah Kerusakan Di 43 Perumahan Akibat Pengerjaan Proyek IPAL Oleh PT Hansol Tidak di RDP kan - Info Kepri

about

about

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Lik Khai Mengaku Ditelepon Agar Masalah Kerusakan Di 43 Perumahan Akibat Pengerjaan Proyek IPAL Oleh PT Hansol Tidak di RDP kan

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam, Lik Khai, PT Hansol, proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang mengakibatkan banjir di 43 perumahan yang dilalui proyek itu,Utusan Sarumaha, Muhammad Fadli, Siti Nurlailah, ST.MT, Safari Ramadhan, Spd, Tan A Tie, Direktur PT Hansol dan jajarannya, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Dinas PU kota Batam, Kepala Bidang Pengelolaan Limbah BP Batam Iyus Rusmana.
Share it:

BATAM,  Infokepri.com –  Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam, Lik Khai mengaku mendapat telepon dari seseorang agar masalah pengerjaan PT Hansol yang mengerjakan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang mengakibatkan banjir di 43 perumahan yang dilalui proyek itu supaya tidak dijadwalkan dalam Rapat Dengar pendapat (RDP) di Komisi I DPRD Kota Batam.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD kota Batam, Harmidi Umar Husen di ruang Komisi I DPRD kota Batam, Batam Centre, Rabu (4/6/2020).

Turut hadir juga dalam RDP itu, Utusan Sarumaha, Muhammad Fadli, Siti Nurlailah, ST.MT, Safari Ramadhan, Spd, Tan A Tie, Direktur PT Hansol dan jajarannya, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Dinas PU kota Batam, Kepala Bidang Pengelolaan Limbah BP Batam Iyus Rusmana.

Lik Khai juga mengaku kesal atas jawaban yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Limbah BP Batam Iyus Rusmana lantaran setiap kali RDP selalu mengatakan akan memperbaiki kerusakan disetiap perumahan akibat proyek IPAL itu namun faktanya hingga sampai saat ini belum diperbaiki.

“ Akibat proyek IPAL itu, kerusakan di perumahan Suka Jadi sudah 3 tahun tidak diperbaiki, demikian juga di perumahan Mitra Raya sudah 2 tahun tidak diperbaiki,” katanya.

Menyikapi akan hal itu Harmidi Umar Husen  saat hendak menutup RDP itu menyebutkan agar untuk sementara proyek IPL itu ditutup untuk sementara waktu sampai pihak PT Hansol dan BP Batam dapat memperbaiki kerusakan di 43 perumahan akibat pengerjaan proyek IPAL itu. (Pay) 

Share it:

Batam

Post A Comment: