Adik Kandung Dianiaya Sampai Meninggal, Ancaman Penjara 15 Tahun - Info Kepri

about

about

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Adik Kandung Dianiaya Sampai Meninggal, Ancaman Penjara 15 Tahun

Diduga geram dengan tingkah laku adik kandung, saat lagi tiduran dianiaya oleh abangnya hingga meregang nyawa di dalam kamar.
Share it:
Pelaku Pembunuhan Adik Kandung
NATUNA, Infokepri.com - Diduga geram dengan tingkah laku, adik kandung saat lagi tiduran dianiaya oleh abangnya hingga meregang nyawa di dalam kamar. Selasa, (21/07/2020)

Dalam ungkap kasus, Kapolres Natuna, AKBP Ike Krisnadian, S.IK, M.SI menyampaikan kejadian bermula pada hari Minggu (19/7) sekira pukul 11:00 WIB, dimana adik ipar inisial S mendatangi pelaku inisial AD (30 tahun) menyuruh untuk segera pulang kerumah disebabkan korban/Adik kandung inisial A (28 tahun) sedang marah-marah dan ingin memukul Ibu mertua pelaku.

Setibanya dirumah, kemudian pelaku mendatangi korban yang sedang berbaring di dalam kamar. Diduga geram dengan tingkah laku adik kandungnya itu, selanjutnya pelaku langsung mengambil sebuah tali dan berusaha mengikat korban, akan tetapi korban melawan sehingga pelaku menginjak kepala korban sebanyak kurang lebih 8 kali hingga korban sudah dalam posisi setengah sadar.

"Belum puas dengan kekerasan yang dilakukan oleh tersangka, kemudian pelaku keluar kamar mengambil sebuah kayu dan langsung memukul kepala korban sebanyak kurang lebih 10 kali sehingga kepala korban mengalami pendarahan hebat, hingga meninggal di tempat," jelasnya di Mapolres Natuna.

Sekira Pukul 12:30 WIB, lanjutnya pelaku pergi ke rumah Ketua RW 002 Desa Tanjung Pala, Pulau Laut memberitahukan bahwa pelaku telah membunuh adik kandungnya sendiri. Kemduian RW tersebut melaporkan kejadian itu kepada Kades Tanjung Pala. Pelaku akhirnya ditangkap oleh satuan Reskrim Polsek Pulau Laut dikediaman RW setempat.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa baju korban bercak darah, serta seutas tali dan kayu untuk mengingkat dan memukul kepala korban. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara. Dan Pelaku saat ini telah berada di Mapolres Natuna untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara korban, telah kita serahkan pihak keluarga korban," pungkasnya. (AP)
Share it:

Krimininalitas

Natuna

Post A Comment: