Di Tanjungpinang Akibat Pandemi Covid-19 Omset Penjualan Hewan Qurban Menurun - Info Kepri

Info Kepri

Info Kepri

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Di Tanjungpinang Akibat Pandemi Covid-19 Omset Penjualan Hewan Qurban Menurun

pandemic Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Hari Raya Idul Adha 1441 H
Share it:


TANJUNGPINANG, Infokepri.com – Akibat pandemic Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) omset penjualan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H sangat berkurang jika dibandingkan dengan tahun lalu.

"Jika dibandingkan tahun lalu, omset penjualan hewan qurban menjelang hari Raya Idul Adha 1441 H menurun,” kata Thamrin salah satu penjual hewan qurban di kota Tanjungpinang, Senin (27/7/2020).

Ia menyebutkan akibat dari Covid-19 ini juga ikut berdampak pada penjualan hewan qurban seperti sapi dan kambing.

Dikatakan Thamrin, sejumlah mesjid dan surau yang menjadi langganan setiap tahunnya untuk membeli hewan qurban, hingga saat ini sedikit yang membeli.

"Mungkin sejumlah masyarakat masih khawatir akan pandemi Covid-19 saat ini," jelas Thamrin.

Thamrin berharap semoga mendekati hari raya Idul Adha nanti, akan terjadi peningkatan pembelihan hewan qurban agar nuansa ibadah qurban dapat lebih terasa.

Apalagi, dengan ada Surat Edaran yang di Keluarkan Kementerian Agama Republik Indonesia No 18 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 H/ 2020 M yang diperbolehkan pelaksanaannya namun tetap dengan harus memerhatikan dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaannya.

Sementara itu, Ahmad salah satu pengurus surau di kota Tanjungpinang mengatakan bahwa untuk tahun ini pihaknya tetap melaksanakan ibadah penyembelihan hewan qurban seperti biasanya.

"Hanya saja tidak seperti sebelumnya yang dapat menjadi tontonan warga,kita batasi yang bertugas, dan nantinya pembagiannya pun diantar petugas," ungkap Ahmad.

Namun, lanjut Ahmad dibandingkan tahun lalu, untuk tahun ini hewan qurban yang di qurbankan pun sedikit jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia mengatakan bahwa biasanya memotong sekitar 4 sapi dan beberapa ekor kambing, tahun ini hanya sekitar 2 ekor sapi dan 1 kambing.

(Red)

Share it:

Tanjung Pinang

Tanjungpinang

Post A Comment: