Resah Masa UWTO Akan Berakhir, Warga Buana Bukit Permata Akan Gelar Aksi Damai - Info Kepri

Info Kepri

Info Kepri

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Resah Masa UWTO Akan Berakhir, Warga Buana Bukit Permata Akan Gelar Aksi Damai

Warga perumahan Buana Bukit Permata , Formen Ritonga,PT Buana Cipta Propertindo
Share it:

BATAM, Infokepri.com - Warga perumahan  Buana Bukit Permata merasa resah lantaran masa Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) lahan pemukiman mereka akan berakhir pada bulan Agustus 2020 ini. 

Padahal mereka baru akad kredit dan tinggal di perumahan Buana Bukit Permata tersebut pada tahun 2009 lalu sebagian ada yang tinggal tahun 2013 dan ada juga yang baru tinggal tahun 2016. 

Hal itu disampaikan oleh Formen Ritonga saat ditemui infokepri.com di Barelang, Kamis (9/7/2020). 

Formen Ritonga yang akrab disapa pak Siregar menyebutkan biasanya masa waktu UWTO setiap perumahan itu selama 30 tahun, namun mereka baru tinggal 10 tahun di perumahan itu masa berlaku UWTO sudah berakhir pada bulan Agustus 2020 ini.

Ia juga sangat menyesalkan lantaran pihak management PT  Buana Cipta Propertindo terkesan tidak mengindahkan apa yang disampaikan oleh Komisi I DPRD Kota Batam saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin oleh Utusan Sarumaha di ruang rapat Komisi I DPRD Kota Batam pada Senin (15/6/2020) lalu.

Dalam RDP itu, Komisi I DPRD kota Batam meminta agar pihak PT Buana Cipta Propertindo menyelesaikan seluruh permasalahan dengan warga perumahan Buana Bukit Permata yang merupakan konsumennya.

Bahkan, katanya, pihak PT Buana Cipta Propertindo tidak hadir untuk mengikuti RDP yang kedua yang diundang oleh Komisi I DPRD Kota Batam pada Senin (6/7/2020) lalu.

“ Saya merasa tidak ada etikad baik dari pihak PT Buana Cipta Propertindo untuk menyelesaikan seluruh permasalahan dengan konsumennya,” katanya.

Ada sebagian warga menyebutkan selain permasalahan masa UWTO masih banyak permasalahan lainnya seperti : masalah Fasum, cluster dan incluster serta masalah pembangunan  batu miring yang seharusnya dibuat sebelum melakukan pembangunan rumah sebagai salah satu syarat dalam IMB

Warga juga saat membangun perumahan Buana Bukit Permata pihak pengembang tidak memasang plang IMB nya. Padahal dalam plang IMB itu dijelaskan seluruh informasi tentang perumahan tersebut termasuk masa UWTO nya kapan akan berakhir.

Atas kekecewaan tersebut, warga Buana Bukit Permata dalam waktu dekat ini berencana akan melakukan aksi damai. 

Hingga berita ini diunggah belum diperoleh keterangan dari pihak PT Buana Cipta Propertindo terkait masalah tersebut, wartawan kami sedang berusaha untuk medapat keterangan dari pihak PT Buana Cipta Propertindo.  
(Pay)

Share it:

Batam

Post A Comment: