Kadinkes Provinsi Kepri : Bersama Gubernur Kepri Ada Enam Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 - Info Kepri

Info Kepri

Info Kepri

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Kadinkes Provinsi Kepri : Bersama Gubernur Kepri Ada Enam Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Share it:


TANJUNGPINANG, Infokepri.com – Berdasarkan hasil swab yang dilakukan pada tanggal 29 Juli 2009 lalu Gubernur Kepri Isdianto dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Dr Tjejep saat dikonfirmasi melalui aplikasi whatsAppnya pada Sabtu (1/8/2020) mengatakan hingga saat ini bersama gubernur Kepri dan staf sekretariat pemprov Kepri dan Walpri ada enam orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Ia menyebutkan kelima orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab tanggal 28 Juli 2020 lalu adalah : dua orang ajudannya atau pengawal pribadi Isdianto, satu orang staf sekretariat gubernur, dan dua orang staf bagian rumah tangga. 

Saat ini, katanya, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri membuka tiga posko untuk pelaksanaan tes swab bagi seluruh pihak yang melakukan closed contact, kontak fisik secara langsung, dengan gubernur Kepri, Isdianto.

“ Tiga posko tersebut berada di Tanjungpinang, tepatnya di RSUD Provinsi Raja Ahmad Tabib sebagai lokasi swab bagi pihak-pihak yang melakukan closed contact dengan Isdianto di Tanjungpinang,” kata Tjetjep Yudiana dikutip hmstimes.com, Sabtu (1/8/2020).

Selain itu, katanya, posko juga dibuka di Batam, tepatnya di RSUD Embung Fatimah, untuk siapa pun yang pernah closed contact dengan Isdianto selama di Batam. 

Sedangkan satu posko lagi di Jakarta bagi semua pihak yang pernah melakukan closed contact dengan Isdianto pada saat pelaksanaan pelantikan dirinya sebagai Gubernur Kepri oleh Presiden RI di Jakarta. Terhadap seluruh pihak yang melakukan kontak langsung atau closed contact dengan Isdianto dianjurkan untuk melakukan swab guna mengetahui penyebaran virus corona tersebut.

Ia juga menyarankan semua orang yang closed contact dengan gubernur Kepri untuk di-swab. Ketiga posko itu dibuka agar penyebaran virus bisa terdeteksi lebih cepat dan posko sudah berjalan.

“ Selain ajudan atau kepala dinas yang pernah closed contact dengan Isdianto. Wali Kota Batam, H.M. Rudi, juga diketahui melakukan closed contact dengan Isdianto saat acara tepung tawar setelah acara pelantikan Gubernur Kepri pada 27 Juli 2020 lalu. Selain Rudi, seluruh pihak yang hadir dalam acara tersebut juga disarankan untuk menjalani tes swab di rumah sakit yang telah ditunjuk oleh tim Gugus Tugas,” katanya.

Ia menjelaskan awal mula penyebaran virus corona hingga menjangkiti Gubernur Kepri Isdianto, Tjetjep menjelaskan, pemeriksaan swab terhadap Gubernur Kepri dilakukan usai Putra, salah seorang ajudan Isdianto, menunjukkan gejala terpapar virus corona. Alhasil, Isdianto dan seluruh pihak yang melakukan closed contact diharuskan menjalani tes swab pada 28 Juli 2020 lalu.

“Karena sudah ada satu yang menunjukkan gejala, Putra ini, maka seluruh ajudan di-swab, termasuk saya, tanggal 28 Juli 2020. Tapi untuk Gubernur dilakukan swab tanggal 29 Juli 2020,” ujar Tjetjep.

Disinggung mengenai Kesehatan Gubernur Kepri sejak dinyatakan positif Covid-19, Tjetjep menyebutkan kondisi Kesehatan Isdianto masih sehat walafiat.

“ Alhamdulillah beliau (gubernur Kepri-red) sehat,” katanya.

Saat ini Isdianto menjalani karantina di Gedung Daerah di Tanjungpinang. Sedangkan para ajudan dan pihak yang melakukan closed contact dengan Isdianto sudah menjalani karantina di berbagai tempat, seperti rumah pribadi dan rumah singgah. 

Karantina mandiri di rumah pribadi dapat dilakukan bila kondisi rumah dinilai cukup memadai, seperti tersedianya kamar mandi di dalam satu kamar dan tidak mudah berhubungan langsung dengan anggota keluarga lainnya.

Ia menyebutkan jika rumahnya tidak memadai, harus dikarantina di tempat lain. Saat ini ada belasan orang ajudan yang dikarantina di rumah singgah.

“ Kita juga tengah mencari, mempersiapkan tempat-tempat khusus untuk karantina closed contact lainnya,” kata Tjetjep.

(hmstimes.com/Pay)

Share it:

Batam

Post A Comment: