Penegakkan Protokol Kesehatan di Sagulung, 130 Warga Terjaring Razia - Info Kepri

Info Kepri

Info Kepri

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Penegakkan Protokol Kesehatan di Sagulung, 130 Warga Terjaring Razia

Satpol PP Kota Batam menggelar operasi kepatuhan protokol kesehatan di alun-alun SP Plaza Kecamatan Sagulung - Batam.
Share it:

Pemeriksaan Warga yang Terjaring Razia
BATAM, Infokepri.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam menggelar operasi kepatuhan protokol kesehatan di alun-alun SP Plaza Kecamatan Sagulung - Batam. Minggu, (20/09/2020)

Kepala Satpol PP Batam, Salim mengatakan bahwa dalam operasi kali ini, sebanyak 78 personel yang tergabung dari Satpol PP, Dinas Perhuhungan, Polri, TNI, DLH, Dinas PTSP, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, dan Ditpam BP Batam diturunkan untuk melakukan pengawasan di sekitar SP Plaza.

"Sebanyak 130 warga terjaring melanggar protokol kesehatan sesuai Perwako No.49 Tahun 2020 karena tidak mengenakan masker. Tim gabungan turun mulai pukul 21.00 WIB dan selesai sekitar 00.15 WIB. Dari operasi kali ini tim menjaring 130 warga yang langgar protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker," katanya.

Ia melanjutkan, seperti dalam kegiatan sebelumnya, bagi pelanggar, saat ini masih diberikan berupa teguran tertulis dan membuat pernyataan tidak melakukan pelanggaran, jika pada operasi selanjutnya terjaring lagi maka sanksi dapat ditingkatkan sesuai yang diatur dalam Perwako no 49/2020.

"Saat di BAP mereka diwajibkan mengenakan rompi oranye bertuliskan ‘Saya Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19’. Harapannya dengan itu bisa memberikan efek jera,” ungkapnya.

Menurutnya, Satpol PP Kota Batam akan terus melakukan operasi ini sebagai langkah sosialisasi kepada masyarakat supaya menaati protokol kesehatan, yakni memakai masker jika beraktivitas di luar rumah.

"Pemerintah Kota Batam memilih tidak memberlakukan sanksi denda, karena melihat kondisi saat ini. Jika sanksi denda diberlakukan takutnya malah akan membebani masyarakat," terangnya.

Pihaknya pun berharap melalui hukuman sosial dengan efek jera tersebut, masyarakat bisa lebih disiplin dalam penggunaan masker. Karena ini sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 di Kota Batam. (Mc/AP)

Share it:

Batam

Post A Comment: