Kepala Kantor ORI Perwakilan Kepri: Terdapat 311 Laporan, "Kenaikan Cukup Signifikan" - Info Kepri

Info Kepri

Info Kepri

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Kepala Kantor ORI Perwakilan Kepri: Terdapat 311 Laporan, "Kenaikan Cukup Signifikan"

aporan yang kami terima cukup naik signifikan. Tahun ini, kita menerima 311 laporan, dan rata-rata 26 laporan tiap bulan, pada bulan Juli terjadi..
Share it:
Kepala Kantor ORI Perwakilan Kepri: Terdapat 311 Laporan, "Kenaikan Cukup Signifikan"
Kepala ORI Perwakilan Kepri
BATAM, Infokepri.com -
Ombudsaman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat penerimaan laporan pertahun dari tahun 2018 terdapat 203 laporan, 2019 terdapat 235 laporan, tahun 2020 terdapat 311 laporan. Dari 311 laporan terdiri dari, 155 laporan masyarakat, 22 Reaksi Cepat Ombudsman, 80 Konsultasi Non Laporan, 50 Tembusan, 4 Inisiatif Investigasi.
 
Kepala Kantor ORI Perwakilan Kepri, Dr. Lagat Parroha Patar Siadari, SE, MH menyampaikan bahwa Kenaikan tersebut, suatu yang positif karena kepercayaan masyarakat kepada lembaga negara sudah semakin di percaya.
 
"Laporan yang kami terima cukup naik signifikan. Tahun ini, kita menerima 311 laporan, dan rata-rata 26 laporan tiap bulan, pada bulan Juli terjadi peningkatan ketika masa pendemi," katanya pada penyampaian catatatan akhir tahun ORI Perwakilan Kepri, di Batam Centre - Batam (18/12).
 
Kepala Kantor ORI Perwakilan Kepri: Terdapat 311 Laporan, "Kenaikan Cukup Signifikan"
Catatan Akhir Tahun ORI Perwakilan Kepri
Tahun ini dengan situasi pandemi Covid-19, dengan keterbatasan ruang gerak dan anggaran, pihaknya berupaya maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsi.
 
Pelapor yang masuk berasal dari 7 Kabupaten/Kota di Kepri, paling banyak berasal dari kota Batam 134 laporan, TJ. Pinang 15 laporan, Kab. Karimun 11 laporan, Kab. Bintanp 8 laporan, Kab. Anambas 3 laporan, Kab.Natuna 1 laporan, dan lainnya 9 laporan.
 
Rincian kategori pelapor, lanjutnya terdiri dari korban langsung 114 laporan, melalui kuasa hukum 60 laporan, badan usaha 19 laporan, kelompok masayarakat 12 laporan.
 
"Kalau target penyelesaian dari pusat 250 laporan. Namun, karena masa pandemi proses pemeriksaan dari 181 laporan penyelesaian 108 laporan yang selesai, sisanya progres penyelesaian," katanya lagi.
 
Instansi yang paling banyak diperiksa laporannya mulai dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pemerintah provinsi, Pemerintah daerah, Kementrian, Interaksi kependudukan (Persoalan Agraria/pertanahan, Kepegawaian, Jaminan Sosial, Kesejahteraan Sosial, KTP,dll).
 
Terkait anggaran, "Dari Rp 846 juta anggaran yang diterima, terealisasi sekitar Rp 840 juta. Alokasinya  dalam realisasi anggaran perprogram, diantaranya penyelesaian laporan, pencegahan, layanan perkantoran, dan desiminasi perwakilan," pungkas Kepala Kantor ORI Perwakilan Kepri. (AP)
Share it:

Batam

Infokepri

Post A Comment: