Wakil Ketua II DPRD Batam Usulkan Nama "Tanjak", Pembangunan Masjid Bandara Hang Nadim Batam - Info Kepri

Info Kepri

Info Kepri

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Wakil Ketua II DPRD Batam Usulkan Nama "Tanjak", Pembangunan Masjid Bandara Hang Nadim Batam

Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Ruslan M Ali Wasyim menyampaikan bahwa masjid berkubah tanjak masuk muatan dan kearifan lokalnya. Tanjak di kepala..
Share it:
Wakil Ketua II DPRD Batam Usulkan Nama "Tanjak", Pembangunan Masjid Bandara Hang Nadim Batam
Wakil ketua II DPRD Batam Menuang Semen
BATAM, Infokepri.com -
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Batam, sangat mengapresasi berdirinya masjid berkubah tanjak di dalam kawasan bandara Hang Nadim Batam, Nongsa - Batam.
 
Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Ruslan M Ali Wasyim menyampaikan bahwa masjid berkubah tanjak masuk muatan dan kearifan lokalnya. Tanjak di kepala dan masjid tempat bersujud kepada tuhan yang maha esa.
 
"Sebuah keharusan yang tidak tertulis sifatnya, karena falsafah bumi di pijak langit di junjung, karena di bangun di bumi tanah melayu ini hendaknya muatan kebudayaan tergambarkan dalam pembangunan, khususnya pada sarana ibadah di setiap ornamen-ornamennya," terangnya pada peletakan batu pertama (23/12).
 
Wakil Ketua II DPRD Batam Usulkan Nama "Tanjak", Pembangunan Masjid Bandara Hang Nadim Batam
Masjid Kubah Tanjak di Bandara Hang Nadim Batam
Menurutnya, Masjid ini mampu menjadi salah satu tempat wisata religi di kota Batam, seperti Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Mesjid Raya Batam Centre, dan sebagainya yang sudah ada. Sebagai pusat sarana ibadah, tentu ini dapat kiranya di jadikan salah satu ikon kota Batam, dan bisa mengupgrade parawisata Batam.
 
Pada kesempatan berbahagia tersebut, DPRD Batam memberikan apresiasi setingi tingginya atas program yang mana sudah lama di rancang oleh pihak BP Batam dan wujud terealisasi pada kepemimpinan Muhammad Rudi.
 
Terkait penetapan nama masjid, "Kepala BP Batam meminta untuk mengusulkan nama, saya secara pribadi karena simbolnya adalah tanjak, ditambahkan saja nama seperti tempat persinggahan ''Masjid Tanjak Muhajirin'', atau lainya. Yang jelas ada kata tanjaknya," tutup pria kelahiran Kota Batam.
 
Berikutnya di tempat yang sama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Batam, H.Usman Ahmad pihaknya sangat mengapresiasi karena dengan bersinerginya tiga unsur besar, yaitu punya harta, ilmu, dan kekuatan, dalam hal ini pemerintah pembangunan masjid terlaksana.
 
"Dengan bersinergi, sehingga yang jauh merasa dekat dan yang susah tidak akan dibiarkan. Dan masjid ini bukan hanya untuk kepentingan nasional tapi juga international. Diharapkan cepat selesai dan dipergunakan," terangnya.
 
 
Andi Pratama
Share it:

Batam

Post A Comment: