BC Batam Kembali Amankan Ratusan Karton Tembakau dan Mikol Ilegal - Info Kepri

Info Kepri

Info Kepri

Search This Blog

Popular Posts

Technology

BC Batam Kembali Amankan Ratusan Karton Tembakau dan Mikol Ilegal

BC Batam Kembali Amankan Ratusan Karton Tembakau dan Mikol Ilegal
Share it:
Barang Bukti
BATAM, Infokepri.com -
Personel Kantor Pelanyanan Utama Bea Cukai (KPU BC) Batam berhasil amankan Kapal Motor (KM) yang membawa rokok dan Minuman alkohol (Mikol) ilegal dengan nilai barang diperkirakan capai Rp 10.046.310.000.
 
Kepala KPU BC Batam, Susila Brata menjelaskan penangkapan berdasarkan informasi yang didapatkan dari masyarakat bahwa ada kapal mencurigakan bernama KM.Budi yang mengarah ke perairan Sengkuang, Batam, Sabtu (20/2).
 
"Informasi tersebut kami dapatkan pada pukul 02.00 WIB, kemudian pada pukul 03.00 WIB Satuan Tugas (Satgas) Patroli BC 7004 langsung melakukan pengejaran dan memberikan peringatan terhadap target (KM. Budi) untuk memberhentikan kapalnya," ungkapnya.
 
Meski telah mendapat peringatan, KM.Budi tetap melaju dan akhirnya mengandaskan diri di sekitar perairan Pulau Putri, Nongsa - Batam. "Satgas Patroli BC 7004 menghubungi satgas kapal speed patroli lainnya, BC 15026, BC 15027, BC 15028, BC 1512 dan BC 20010 (Satgas Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau) serta dibantu Satgas DitPolairud Polda Kepri guna membackupproses pemeriksaan KM.Budi," terangnya.
 
Kapal Motor Kandas
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap KM.Budi, ditemukan sejumlah karton yang diduga berisi rokok dan minuman alkohol namun tidak satupun ditemukan Anak Buah Kapal (ABK) di kapal tersebut.
 
"Satgas gabungan berhasil mengamankan muatan tersebut beserta satu orang ABK KM. Budi yang diduga melompat ke laut pada saat mengkandaskan kapal tersebut," jelasnya.
 
Satgas selanjutnya menginterogasi terhadap satu ABK KM.Budi, dan diketahui bahwa ABK KM.Budi berjumlah delapan orang, mengetahui hal tersebut Satgas  langsung melakukan pencarian ABK yang melompat ke laut di perairan pantai tersebut (SAR).
 
Tangkapan rokok ilegal diketahui sebanyak 454 karton dengan jumlah 5,9 juta batang, dengan berbagai merek seperti Maximm, Rave Menthol, Rave Flavour, Double Happiness, Manchester Menthol, dan Manchester Blue Saphiree.
 
Sedangkan  minuman alkohol tanpa dilekati pita cukai diketahu berjumlah 85 karton dengan jumlah 1.020 botol, terdiri dari Red Label ukuran 1 liter dan Red Label ukuran 700 mililiter. "Untuk estimasi nilai barang diperkirakan Rp 10 miliar, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 7,8 miliar," pungkas Susila Brata. (AP)
Share it:

Batam

Hukrim

Post A Comment: