Penataan Kios dan Rumah di Simpang Barelang, Ini Kata Ketua Komisi I DPRD Batam - Info Kepri

Info Kepri

Info Kepri

Search This Blog

Popular Posts

Technology

Penataan Kios dan Rumah di Simpang Barelang, Ini Kata Ketua Komisi I DPRD Batam

"Orang-orang yang tinggal di rumah-rumah tersebut, secara legal dia tidak punya. Tetapi, secara administrasi negara, dia membayar PBB artinya mereka
Share it:

Penataan Kios dan Rumah di Simpang Barelang, Ini Kata Ketua Komisi I DPRD Batam
Ketua Komisi I DPRD Batam

BATAM, Infokepri.com - Pembangunan Batam terus berlanjut, salah satunya dengan penataan persimpangan jalan yang mana merupakan akses menuju kawasan wisata di Rempang-Galang dan juga menuju wilayah kecamatan Batu Aji, serta Sagulung - Batam.

Penataan simpang Barelang meliputi pembangunan bundaran, penyesuaian elevasi (kemiringan) jalan, hingga pelebaran setiap sisi simpang, jalan dibuat hingga lima lajur (pengerjaan bertahap).

Terkait hal itu, Ketua Komisi I DPRD Batam, Budi Mardiyanto menyampaikan bahwa Komisi I sangat mendukung, Tapi, dengan adanya dukungan/kooperatif dari warga yang berimbas dalam penataan tersebut dapat memperoleh bantuan lahan guna membuat tempat hunian baru.

"Dalam penataan tersebut, yang ditata adalah kios, di pindahkan lebih kedalam, dan tahap kedua baru rumah. Sementara, untuk warga diberi waktu selama 6 bulan tinggal di Rumah Susun (Rusun), serta mendapat fasilitas transporatasi dari Satpol PP," di ruang kerja Komisi I DRPD Batam, Batam Centre - Batam (11/6).

Untuk kedepannya, ia menyarankan warga berdampak dari penataan untuk bisa membentuk seperti paguyuban atau sejenisnya, selanjutnya mengajukan permohonan lahan tempat tinggal kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam.

"Orang-orang yang tinggal di rumah-rumah tersebut, secara legal dia tidak punya. Tetapi, secara administrasi negara, dia membayar PBB artinya mereka membayar pajak. Ini mestinya menjadi pertimbangan bagi BP Batam," terangnya.

"Semua dikembalikan kepada BP karena BP Batam lah yang mempunyai kewenangan alokasi lahan, begitulah kedepannnya. Setelah tinggal 20 tahun lebih, tidak ada salahnya kalau memang ada lahan/Kavling Siap Bangun bisa dialokasikan demi Kemanusian," tutup Ketua Komisi I DPRD Batam. (AP)

Share it:

Batam

Post A Comment: