Pimpin Rakor, Jefridin : Survei Herd Imunity Sangat Perlu Dilakukan - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
Pimpin Rakor, Jefridin : Survei Herd Imunity Sangat Perlu Dilakukan

Pimpin Rakor, Jefridin : Survei Herd Imunity Sangat Perlu Dilakukan

Pimpin Rakor, Jefridin : Survei Herd Imunity Sangat Perlu Dilakukan
Sekda Kota Batam Jefiridin (nomor 2 dari Kiri) Saat memimpin Rakor Terkai Survei Herd Imunity di Kantor Walikota Batam (21/10/2021) (Fhoto : Ist)

BATAM, Infokepri.com  - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid memimpin Rapat Koordinasi Survey Herd Imunity Masyarakat Kota Batam terhadap Covid-19 di Ruang Rapat Hang Nadim Kantor Wali Kota Batam, Kamis (21/10/2021).

Dalam kesempatan ini, Jefridin mengatakan survey untuk mengukur kekebalan kelompok (herd immunity) atas Covid-19 di Batam sangat perlu dilakukan untuk memastikan masyarakat Batam sudah memiliki kekebalan.
Ia menyebut  survei tersebut perlu dilakukan untuk memastikan masyarakat Batam sudah memiliki kekebalan tubuh dalam melawan Covid-19. Secara teknis, survei tersebut akan dibantu Camat, Lurah, hingga Kepala UPT Puskesmas masing-masing wilayah.

"Nanti datanya dari Disduk Capil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) dan diteruskan ke Camat dan Lurah untuk mencari orangnya dan dilakukan pengecekan di Puskesmas masing-masing untuk mengambil sampel darah," katanya.

Ia meminta semua masyarakat mendukung survei tersebut untuk menjamin bahwa Batam sudah sempurna dalam melawan Covid-19 dan saat Batam dibuka untuk pariwisata nantinya kasus tidak melonjak.

"Ini penting bagi kita semua. Semoga hasilnya segera kita dapati apakah Batam sudah mencapai herd immunity atau belum," katanya.

Secara data, seusai yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam, hingga 20 Oktober 2021, capaian vaksinasi di Batam untuk dosis pertama sudah 84,6 persen atau sudah 768.216 warga divaksin dari total sasaran sebanyak 907.317 warga. Untuk dosis kedua mencapai 591.156 orang (65,1 persen).

"Untuk dosis ketiga, khusus tenaga kesehatan kita sudah 4.521 orang atau 81,4 persen dari total sasaran 5.548 tenaga kesehatan," ujarnya.

 

Iklan Atas Artikel


 


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2


 

Iklan Bawah Artikel