Terkait Program KOTAKU, Dandis Rajagukguk : Jika Masyarakat atau Perorangan Menyurati DPRD Akan Digelar RDP - Info Kepri

Info Kepri

Info Kepri

Search This Blog

Popular Posts

Technology


Terkait Program KOTAKU, Dandis Rajagukguk : Jika Masyarakat atau Perorangan Menyurati DPRD Akan Digelar RDP

Terkait Program KOTAKU, Dandis Rajagukguk : Jika Masyarakat atau Perorangan Menyurati DPRD Akan Digelar RDP
Share it:

 

Terkait Program KOTAKU, Dandis Rajagukguk : Jika Masyarakat atau Perorangan Menyurati DPRD Akan Digelar RDP
Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Dandis Rajagukguk (Fhoto : Doc Infokepri.com)


BATAM, Infokepri.com
– Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Dandis Rajagukguk meminta masyarakat atau perorangan agar membuat surat ke DPRD Kota Batam terkait pembangunan yang dilaksanakan melalui Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang  sedang dilaksanakan di Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung,Batam.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini mengatakan dengan adanya surat masyarakat atau perorangan itu maka Komisi III DPRD Kota Batam akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil seluruh stakeholder agar jelas duduk persoalannya.

“ Untuk lebih jelas duduk persalahannya. Kirim saja surat ke DPRD baik masyarakat atau per orangan supaya digelar RDP untuk memperjelas duduk persalahannya. Dengan dasar surat itu komisi 3 bisa memanggil semua stake holder,” kata Dandis Rajagukguk saat dikonfirmasi melalui telepon seluler melalui aplikasi WhatsApp, Selasa (9/11/2021).

Ia menyebut bahwa pembangunan melalui Program KOTAKU merupakan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam (Dinas Perakimtan) Kota Batam tidak melibatkan Komisi III DPRD Kota Batam dalam menentukan Master Plan atau Base Line untuk menetapkan Skala Usaha wilayah mana saja yang dapat dibangun melalui Program KOTAKU.

Pantauan di Lapangan, jalan penghubung Kavling Shangrilla RT 8/RW6 yang berbatasan dengan Perumahan Basima Residance RW 11 seluruh jalannya disemenisasi dan draenase di Jalan itu juga dibangun.

“ Jalan yang kita bangun itu merupakan jalan Penghubung Kavling Shangrilla kebetulan saja Perumahan Basima Residance menghadap ke Jalan Penghubung yang merupakan milik Kavling Shangrilla,” kata Marif selaku konsultan Program KOTAKU saat ditemui di ruang kerjanya di Kavling Shangrilla belum lama ini.

Jalan Penghubung sekaligus draenase yang dibangun itu panjangnya sekitar 80 meter.  Marif mengatakan tidak mungkin jalan berbatasan dengan Perumahan Basima Residance tersebut dibangun separuh.

“ Nggak mungkin di bangun separuh, tapi itu jalan milik masyarakat Kavling bukan milik perumahan dan kebetulan perumahan itu menghadap lahan Kavling Shangrilla,” kata Marif melalui WhatsAppnya.

Marif juga mengakui bahwa seluruh area Perumahan Basima Residance itu masuk dalam Skala Kawasan program KOTAKU namun pihaknya masih mempending pembangunan Jalan di dalam area Perumahan tersebut.

“ Yg ruas jalan di dalam area perumahan yg masih di pending itu,” kata Marif melalui WhatsAppnya.
Alasannya masih mempending pembangunan Jalan dan draenase di area Perumahan Basima Residance tersebut lantaran pihak pengembang belum menghibahkan lahan tersebut ke Pemko Batam.

“ Sesuai dengan konfirmasi saya dengan pihak Kementerian PUPR area Perumahan Basima Residance itu bisa dibangun melalui Program KOTAKU asal lahanya dihibahkan oleh pengembang ke Pemko Batam,” katanya.  (Pay)




Share it:

Batam

Post A Comment: