Komisi IV DPRD Kota Batam Akan Memanggil Kembali PT SMOE Batam untuk RDP - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
Komisi IV DPRD Kota Batam Akan Memanggil Kembali PT SMOE Batam untuk RDP

Komisi IV DPRD Kota Batam Akan Memanggil Kembali PT SMOE Batam untuk RDP

Komisi IV DPRD Kota Batam Akan Memanggil Kembali PT SMOE Batam untuk RDP
Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Mochamad Mustofa (Fhoto : Ist)

BATAM, Infokepri.com – Komisi IV DPRD Kota Batam akan memanggil kembali PT SMOE Batam untuk menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang akan digelar pada tanggal 18 Februari 2022 mendatang. RDPU tersebut digelar terkait permintaan dari 7.000 tenaga kerja kontrak perusahaan tersebut.

" Jadi bang," kata anggota Komisi IV DPRD Batam, Mochamad Mustofa saat ditemui melalui WhatsAppnya pada Selasa (15/2/2022). 

Ia juga menyebut selain mengundang pihak PT SMOE Batam, pihaknya juga akan mengundang bidang Pengawasan dari DIsnaker Kota Batam.

RDPU tersebut dijadwalkan kembali lantaran pihak management PT SMOE Batam tidak hadir pada RDPU pertama yang dijadwalkan pada Jumat (11/2/2022) lalu di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Batam.

Sebelumnya anggota Komisi IV DPRD Batam, Mochamad Mustofa saat ditemui sejumlah awak media belum lama ini mengatakan pihaknya telah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke PT SMOE, di Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa pada Kamis, (10/02/2022) lalu. 

Namun anggota Komisi IV DPRD Kota Batam mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari pihak perusahaan.

Ia menyebut Tupoksi Komisi IV DPRD Kota Batam salahsatunya mengenai perburuan dan sebagai wakil rakyat pihaknya harus melayani dan menanggapi keluhan dari buruh yang ada di Bata mini.
Beliau mengatakan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan data kontrak kerja karyawan di PT SMOE, ternyata PT SMOE tidak pernah mencatatkan karyawannya yang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT)  ke Disnaker kota Batam.

“Itu sanksinya nanti ada angsuran administratif. Nanti pengembangannya seperti apa. Yang kedua dengan adanya kejadian kemaren. Maka kita akan fokus disitu, hanya mungkin gak bisa masuk dan mereka mencoba menghalangi kami dalam menjalankan tugas ya silahkan, kalau memang fight fight kita,” ungkapnya. (KU/Pay)

   

 

Iklan Atas Artikel


 


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2


 

Iklan Bawah Artikel