Usai Temui Gubernur Kepri, PT Big Marlin Akan Bangun Pabrik Pengolahan Ikan di Natuna - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
Usai Temui Gubernur Kepri, PT Big Marlin Akan Bangun Pabrik Pengolahan Ikan di Natuna

Usai Temui Gubernur Kepri, PT Big Marlin Akan Bangun Pabrik Pengolahan Ikan di Natuna

Usai Temui Gubernur Kepri, PT Big Marlin Akan Bangun Pabrik Pengolahan Ikan di Natuna
Suasana Pertemuan

KEPRI, Infokepri.com - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), menerima kunjungan investor bidang perikanan PT. Big Marlin, dalam rangka presentasi rencana pembangunan pabrik pengolahan ikan di Selat Lampa - Natuna, di Ruang Rapat Gedung Daerah, Tanjung Pinang - Kepri. Senin, (25/04/2022)

Pada pertemuan, Perwakilan Perusahaan PT. Big Marlin, Tommy mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan izin dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk kuota tangkap sejauh 30 mil ke atas.

"Selanjutnya kita wajib membongkar muatan di Selat Lampa. Namun karena selain storage, kita juga berencana membangun pabrik pengolahan ikan maka membutuhkan area yang cukup besar," terangnya mewakili perusahaan asal Jakarta. 

Untuk itu, lanjutnya PT. Big Marlin meminta arahan Gubernur Kepri terkait permohonan izin penggunaan lahan untuk keperluan pembangunan storage dan pabrik pengolahan. Dan juga akan mengakomodir hasil tangkapan nelayan lokal.

"Nantinya, seluruh hasil tangkapan akan diolah mulai dari daging fillet, bakso dan sosis ikan, hingga tepung ikan yang diolah dari tulang ikan," terangnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Kepri, H.Ansar Ahmad sepenuhnya mendukung, karena selama tidak ada fasilitas pengolahan ikan, sulit untuk menaikkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

"Untuk itu, kita bantu fasilitasi, inventarisir izin-izin apa saja yang diperlukan. Intinya membantu nelayan lokal agar sama-sama menguntungkan. Belum lagi nantinya ada dana-dana CSR dari perusahaan," terangnya.

Selain bertujuan menampung tangkapan nelayan lokal, lanjutnya rencana ini juga akan mendukung Natuna, yang sampai saat ini masih minim investasi. "Intinya, difasilitasi secepat mungkin. Jangan sampai ada lagi izin-izin yang terhambat," tutup Gubernur Kepri. (rdk)

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2


 

Iklan Bawah Artikel