Pencanangan Bian 2022, Batam Menargetkan 11.876 Imunisasi Rubella dan 2.718 Anak untuk Imunisasi Kejar Perharinya - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
 Pencanangan Bian 2022,  Batam Menargetkan 11.876 Imunisasi Rubella dan 2.718  Anak untuk Imunisasi Kejar Perharinya

Pencanangan Bian 2022, Batam Menargetkan 11.876 Imunisasi Rubella dan 2.718 Anak untuk Imunisasi Kejar Perharinya

Setiap Hari Batam Menargetkan 11.876 Imunisasi Rubella dan 2.718  Anak untuk Imunisasi Kejar, Dalam Bian 2022
Walikota Batam Muhammad Rudi Saat Meninjau Imunisasi Anak di Puskesmas Tanjung Sengkuang, Batuampar, Rabu (18/5/2022) (Fhoto : Ist)


BATAM, Infokepri.com 
- Pemko Batam menargetkan 356.278 anak untuk imunisasi Rubella bagi anak usia 9-15 tahun dan imunisasi kejar untuk usia 12-59 bulan sebanyak 81.629 anak pada pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahun 2022. 

Untuk perharinya ditargetkan mencapai 11.876 bagi imunisasi Rubella dan 2.718 anak untuk imunisasi kejar.

BIAN Tahun 2022 tingkat Kota Batam dicanangkan di Puskesmas Tanjung Sengkuang, Batuampar, Rabu (18/5/2022).

Pencanangan itu dihadiri oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Sekreraris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, dan sejumlah pejabat lainnya.

Walikota Batam Muhammad Rudi mengingatkan, dengan pencanangan BIAN 2022 ini, ia mengajak semua masyarakat yang memiliki bayi atau balita, untuk segera ikut imunisasi

"Mungkin ada yang terlupa imunisasi karena dua tahun belakangan kita menghadapi pandemi Covid-19, segera ikut imunisasi," pesan Rudi.
Rudi menginstruksikan semua petugas kesehatan maupun Camat dan jajaran untuk bergotong royong menyukseskan BIAN 2022.

"Kapus (layanan imunisasi) semua harus dipenuhi, kalau ada kendala laporkan ke saya," tegas Rudi.
Rudi juga meminta  Camat untuk mengajak Polsek dan Koramil untuk sama-sama membantu Puskesmas mencapai target tersebut.

Rudi tak ingin ada kendala dalam mencapai target BIAN 2022. Apalagi jumlah penduduk di Kepri mayoritas berada di Batam. Menurut Rudi, jika Batam bermasalah, maka Kepri akan bermasalah.

"Hampir 65 persen penduduk Kepri ada di Kota Batam. Kalau terjadi sesuatu di Batam, maka Kepri akan bermasalah," kata dia.

Rudi berharap, dengan suksesnya BIAN 2022, yang dilaksanakan mulai 18 Mei 2022 hingga 18 Juni 2022, akan menjamin kesehatan anak-anak generasi Batam ke depan.

"Mari tetap jaga anak-anak ke depan agar kesehatannya terjamin. Batam harus melebihi target BIAN 2022," katanya.

Marlin Agustina mengatakan untuk menyukseskan BIAN 2022, perlu kesadaran ibu-ibu yang memiliki bayi. Untuk itu, ia menginstruksikan Kader Posyandu, ibu-ibu PKK, serta majelis taklim untuk menyosialisasikan penyanyinya imunisasi.

"Yang punya anak harus punya kesadaran. Ibu, kalau tahu pentingnya imunisasi, maka akan datang sendiri," ujarnya. (Mc)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

>

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel