Aktifitasnya Dibatasi Pemerintah, Puluhan Warga Afganistan Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Imigrasi Batam - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
Aktifitasnya Dibatasi Pemerintah, Puluhan Warga Afganistan Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Imigrasi Batam

Aktifitasnya Dibatasi Pemerintah, Puluhan Warga Afganistan Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Imigrasi Batam

Aktifitas Dibatasi Pemerintah, Puluhan Warga Afganistan Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Imigrasi Batam
Pengungsi Afghanistan Gelar Aksi Damai di Depan kantor Imigrasi Batam, Selasa (14/6/2022) (Fhoto : Ist)


BATAM, Infokepri.com
– Walau tidak memiliki izin, puluhan warga Afghanistan nekad menggelar aksi damai di depan kantor Imigrasi Kota Batam, Selasa (14/6/2022).

Aksi damai itu dilakukan lantaran mereka sudah tidak nyaman tinggal di Indonesia. Para pengungsi merasa depresi selama tinggal di Indonesia karena Pemerintah membatasi aktifitas mereka.

Faireh, salah satu peserta aksi demo dalam orasinya mengatakan pihaknya sudah merasa tidak nyaman lagi berada di Indonesia, lantaran banyak hal yang dibatasi dan tidak bisa dilakukan mereka.

"Kami tidak punya pilihan lain. Kami sudah putus asa dengan kehidupan kami di sini. Kami hanya ingin dipindahkan dari negara ini atau kembalikan kami ke negara asal kami," kata Faireh sambil bersorak di depan Kantor Imigrasi Batam Center.

Dikatakan Faireh, banyak warganya yang depresi akibat tekanan hidup di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan adanya warga Afganistan yang membakar dirinya di daerah medan akibat terlalu depresi.

"Kami tidak mau hal ini terjadi seperti di Medan. Ada warga kami yang membakar diri akibat depresi,"katanya.

Pantauan media ini, puluhan warga Afganistan mengerumuni petugas untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak pemerintah. Selain itu, para pendemo juga melintangkan satu unit mobil merk Inova di tengah jalan.

Krismulyadi, salah seorang warga yang melintas merasa terganggu dengan aksi demo tersebut. Pasalnya, ada satu mobil yang menghalangi jalan masyarakat.

"Sebenarnya ini tindakan demo yang tidak sehat. Kita boleh demo, tapi kita punya peraturan demo dan izin yang resmi,"katanya. (PN/Pai)

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel