Inilah Hasil Turba LPCR, PDM dan PDA Pasaman Barat di PCM-PCA Sasak - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
Inilah Hasil Turba LPCR, PDM dan PDA Pasaman Barat di PCM-PCA Sasak

Inilah Hasil Turba LPCR, PDM dan PDA Pasaman Barat di PCM-PCA Sasak

Inilah Hasil Turba LPCR, PDM dan PDA Pasaman Barat di PCM-PCA Sasak
Pertemuan PCM-PCA Sasak beserta masing-masing PRM-PRA di Rumah Buk Atai di Padang Halaban Sasak, Rabu (17/6/2022) (Fhoto : Ist)



PASAMAN, Infokepri.com
- Pasca ditetapkannya 12 Program LPCR PDM Pasbar, Rabu 8 Juni 2022 yang lalu, seminggu kemudian pada 15 Juni 2022 langsung melaksanakan turba (turun ke bawaah, cabang ranting). 

Kunjungan pertama diadakan dengan PCM-PCA Sasak beserta masing-masing PRM-PRA  yang ada. Turba dan pertemuan silaturrahim tersebut diadakan di rumah keluarga salah seorang tokoh Muhammadiyah-‘Aisyiyah Sasak, buk Atai di Padang Halaban Sasak, dihadiri oleh LPCR, PDM dan PDA, PDPM Pasbar serta hampir lima puluhan warga Muhammadiyah Sasak    .  

Acara pertemuan langsung dipimpin oleh Ardinan (Ketua LPCR PDM Pasbar), diawali dengan meminta gambaran kondisi terkini PCM Sasak beserta PRM yang ada, baik aspek administrasi, kegiatan dan lainnnya.

Yondrizaldi, S.Ag, sekretaris PCM Sasak didampingi oleh Apri (Wakil ketua) dan Ariswan, secara bergantian menyampaikan gambaran terkini PCM-Muhammadiyah di Kec. Sasak. 

Para pimpinan Muhammadiyah Sasak tersebut mengakui bahwa “beberapa tahun terakhir ini kurangnya gairah berMuhammadiyah, bahkan hampir tidak ada kegiatan di Sasak. Mulai dari belum tuntasnya administrasi organisasi, seperti penetapan PRM, kurangnya Muballigh dalam membinan jama’ah Muhammadiyah, minimnya AUM yang dimiliki, unsur pimpinan yang telah pindah domisili, sudah tua dan lainnya” kata Yondizaldi yang juga Tokoh Pendidikan Sasak tersebut.

Setelah selesai penyampaian dari PCM, kemudian dilanjutkan ‘Aisyiyah Sasak oleh ibu Gusti (Atai) tokoh PCA Sasak. Untuk ‘Aisyiyah diakui ibu Gusti, kegiatan masih ada, pengajian mingguan, TK Paud masih tetap berjalan dengan baik, kegaitan sosial seperti menggalang bantuan gempa Kajai kemaren masih terlaksana. Namun ibu Atai dengan penuh haru dan sedih merasakan benar, bahwa kurangnya gairah berMuhammadiyah ‘Aisyiyah di Sasak.  Tanpa terasa ia meneteskan air mata, sebagai sesepuh ‘Aisyiyah Sasak dalam kondisi baru seminggu setelah operasi  dan usia semakin tua, dihadapan PDM-PDA Pasbar ia berharap kepada warga Muhamadiyah-‘Aisyiyah untuk bersama-sama kembali mengairahkan semangat berMuhammadiyah di Sasak.

Sesi Pertama, berbagai kendala yang dihadapi oleh PCM-PCA Sasak yang bersifat umum langsung ditanggapi oleh LPCR, PDM dan PDA Pasbar. Masrida, BA sekretaris PDA Pasbar menyampaikan bahwa, sebenarnya nama Muhammadiyah di Sasak dulunya sangat harum. Ia menceritakan, ketika masih kecil dulu sering mendengar dari orang tuannya bahwa salah satu daerah yang Muhammadiyah berkembang baik adalah di Sasak. Oleh karena itu, ia berharap kedepan Muhammadiyah di Sasak semakin aktif, memiliki banyak kegiatan dan AUMnya berkembang” Pinta Masrida.

Ardinan, didampingi oleh Hendrian dan Muji (Tim LPCR PDM Pasbar) memberikan alternatif solusi, untuk kekurangan muballigh, LPCR bersedia mengomunikasikan dengan Muballigh Majelis Tabligh yang ada di kecamatan Lain, seperti Pasaman untuk ikut membina jama’ah Muhammadiyah Sasak. 

Begitu juga dengan administrasi cabang-ranting, jika diperlukan LPCR akan memberikan contoh format-format administrasi PCM-PRM. 

" Kami juga menyarankan agar Muhammadiyah Sasak memilki group-group median online seperti WA untuk memudahkan  komunikasi," kata Ardinan


Mizlan, selaku sekretaris PDM dan juga Koordinator/Pembina LPCR di PDM Pasbar menyampaikan untuk kesolidan pimpinan, perlu diadakan perpanjangan kepeminpinan, sekaligus menyisip atau menambah sesuai amanah PWM Sumbar, sebagai konsekwensi tertundanya Muktamar. Ia juga menyampaikan sebentar lagi akan diadakan Muktamar Muhammadiyah-‘Aisyiyah ke 48, mari kita Syiarkan, Kata Mizlan. 

Ia juga mengingatkan bahwa perjuangan di Muhammadiyah adalah perjuangan menegakkan Islam, oleh karenanya harus senantiasa bersemangat. Mizlan juga menceritakan bagaiamana para Nabi dan Rasul berjuang, seperti Nabi Yunus AS, Nabi Isa AS, meskipun pengikut setia tidak kunjung berjunlah banyak sekali, tapi pantang patah semangat” ujar Mizlan.         

Sesi kedua pertemuan dilaksanakan sesuai Kewenangan oraganisasi masing-masing,  forum pertemuan di bagi dua  tempat agar lebih efektif, strategis, konkrit. PDM, LPCR, PCM Sasak, PRM Se-Cabang Sasak satu forum.

Sementara PDA, PCA, PRA Sasak, satu tempat pula. Akhirnya PCM dan PRM Se-Cabang Sasak setuju memperpanjang jabatan pimpinan dan menambah unsur pimpinan, diantaranya memasukkan unsur PRM Maligi di PCM Sasak, dan berbagai putusan strategis lainnya pada masing-masing forum pertemuan dan akan disampaikan pada pleno PDM Pasbar berikutnya. 


Pertemuan diakhiri dengan makan bersama di Rumah Makan keluarga ‘Aisyiyah Sasak di Pohon Seribu Pantai Sasak yang mempesona, rancak tacelak.

Demikian dari Tim LPCR PDM Pasbar: Ardinan, Hendrian, dan Muji.(Ardinan/pandapotan)
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

>

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel