200 Ekor Anak Kepiting Bakau Dilepas PT Timah Tbk bersama Masyarakat di Desa Pongkar - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
200 Ekor Anak Kepiting Bakau Dilepas PT Timah Tbk bersama Masyarakat di Desa Pongkar

200 Ekor Anak Kepiting Bakau Dilepas PT Timah Tbk bersama Masyarakat di Desa Pongkar

200 Ekor Anak Kepiting Bakau Dilepas PT Timah Tbk bersama Masyarakat di Desa Pongkar
Karyawan PT Timah Tbk bersama Masyarakat Melepas Anak Kepiting Bakau di Kawasan Mangrove Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Senin (22/8/2022) (Fhoto : Ist) .

KARIMUN, Infokepri.com – Sebanyak 200 ekor anak kepiting bakau dilepas , PT Timah Tbk di Kawasan Mangrove Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (22/8/2022). 

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan populasi kepiting bakau di Wilayah Kabupaten Karimun.
Selain itu, pelepasan anak kepiting bakau ini juga sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah itu. Sekaligus diharapkan bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Kegiatan pelepasan mangrove ini turut diapresiasi masyarakat sekitar, mereka juga dilibatkan langsung dalam kegiatan ini.

Kepala Desa Pongkar, Abdul Jamal mengatakan pihaknya sangat senang dengan kegiatan ini, pasalnya saat ini diketahui populasi kepiting bakau di Desa Pongkar sudah sangat minim.  

"Kami sangat senang dan mendukung kegiatan ini. Pasalnya seperti kita ketahui saat ini populasi kepiting bakau di Desa Pongkar sudah sangat minim dan hampir tidak dapat ditemui lagi," katanya.

Senada, Iskandar salah satu nelayan di Desa Pongkar mengatakan, permintaan kepiting cukup tinggi, namun saat ini populasi kepiting di Desa mereka mulai sulit ditemukan .  

"Populasi kepiting bakau sudah sangat berkurang sedangkan permintaan untuk konsumsi sangat tinggi," katanya.

Ia berharap, anak-anak kepiting yang dilepaskan ini dapat berkembang dengan baik sehingga bisa meningkatkan populasi kepiting. 

Ia menyebut saat ini prospek kepiting sangat bagus dan banyak peminatnya sehingga jika program ini berhasil dengan baik dan populasi kepiting kembali terjaga tentu akan berdampak baik untuk para nelayan. (Mes)

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel