HUT ke-23, Bupati Karimun : Pembangunan Infrastruktur Hingga Hinterland Dilakukan untuk Pemerataan Pembangunan - Info Kepri -->
Trending News
Loading...

HUT ke-23, Bupati Karimun : Pembangunan Infrastruktur Hingga Hinterland Dilakukan untuk Pemerataan Pembangunan

HUT ke-23, Bupati Karimun : Pembangunan Infrastruktur Hingga Hinterland Dilakukan untuk Pemerataan Pembangunan
Bupati Karimun Dr H Aunur Rafiq S.Sos M.Si Memberikan Cendramata kepada Seorang Pengusaha Pada Acara Resepsi HUT Kabupaten Karimun ke-23 di Gedung Nilam Sari Kantor Bupati Karimun, Rabu (12/10/2022) (Fhoto : Ist) .



KARIMUN, Infokepri.com
- Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karimun ke-23 menjadi momentum untuk menggesa pembangunan infrastruktur hingga ke hinterland atau pulau-pulau.

Demikian yang disampaikan oleh Bupati Karimun Dr H Aunur Rafiq S.Sos M.Si pada acara resepsi HUT Kabupaten Karimun ke-23 yang berlangsung di Gedung Nilam Sari Kantor Bupati Karimun, Rabu (12/10/2022).

Bupati Aunur Rafiq menyampaikan bahwa digesanya pembangunan infrastruktur hingga ke pulau merupakan komitmennya sebagai bentuk pemerataan pembangunan bersama Wakil Bupati H Anwar Hasyim M.Si.

Hal ini tentunya sejalan dengan visi yakni 'Terwujudnya Kabupaten Karimun sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Berkeadilan yang Berlandaskan Iman dan Taqwa'.

Berkeadilan yang dimaksud bagaimana pembangunan infrastruktur sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi juga dapat dirasakan seluruh masyarakat.


HUT ke-23, Bupati Karimun : Pembangunan Infrastruktur Hingga Hinterland Dilakukan untuk Pemerataan Pembangunan
 

"Pembangunan infrastruktur terus berjalan dan tidak akan berhenti, kami terus gesa ini agar pertumbuhan ekonomi dapat terwujud dari kecamatan atau pulau yang mana sebelumnya belum terlalu disentuh oleh pemerintah," ucap Bupati.

Bupati menyampaikan salah satu pembangunan infrastruktur yang difokuskan dan telah terealisasi adalah pembangunan jalan, puluhan kilometer pembangunan jalan maupun rekontruksi hingga pemeliharaan jalan sudah dibangun disejumlah kecamatan.

"Sudah sepanjang 28.65 kilometer jalan yang dibangun, 10,75 kilometer rekonstruksi jalan, 11,27 kilometer pemeliharaan rutin jalan dan pembangunan jembatan sepanjang 1,35 kilometer. Semuanya tersebar se-Karimun," ujar Bupati.

Ke depannya, Bupati menyampaikan akan terus menggesa pembangunan jalan yang terfokus di luar Tanjungbalai Karimun seperti di Pulau Kundur, Durai, Moro, Sugi, Buru, Selat Gelam dan Belat.

Di Pulau Kundur, Bupati Karimun menyebut telah menargetkan 15 titik pembangunan dan peningkatan jalan termasuk drainase.

Pulau Belat yang sebelumnya belum terlalu tersentuh bahkan akan dibangun jalan aspal pada tahun 2023 mendatang.

"Selain itu jalan 4 desa di Kecamatan Belat inshaallah akan diaspal tahun depan, ini menjadi prioritas kita karena masyarakat sudah menantikan jalan tersebut," kata Bupati.

Selain pembangunan jalan, Bupati Karimun  menyebut juga telah merealisasikan sejumlah peningkatan pelabuhan antar pulau dan dermaga rakyat.

"Ada 5 pelabuhan antar pulau dan 115 dermaga rakyat se-Kabupaten Karimun yang sudah kita sentuh, baik dibangun maupun ditingkatkan," katanya.

Meski berfokus di pulau-pulau, Bupati mengaku tetap melakukan sejumlah pembangunan di Tanjungbalai Karimun.

Salah satunya yang sedang berjalan dan direncanakan adalah peningkatan Coastal Area yang merupakan ikon Kabupaten Karimun.



Seperti gedung Karimun Exhibition Convention Center (KECC) yang akan disulap menjadi Mall Pelayanan Publik.

Kemudian, Hall A dan Hall B Pusat Kuliner Coastal Area Karimun yang direvitalisasi menjadi lebih modern untuk meningkatkan daya tarik masyarakat maupun wisatawan.

"Pusat Kuliner Coastal Area kita sulap menjadi lebih modern dan estetik, pedagang yang sebelumnya beratapkan langit akan kita pasang 6 payung membran dan ada air mancur yang pastinya akan memberikan kenyamanan dan keindahan baik bagi pedagang maupun pengunjung," papar Bupati.

Selanjutnya, juga bakal dibangun anjungan di kawasan Coastal Area yaitu Anjungan Aura Putri Kemuning dan revitalisasi gerbang Coastal Area.

"Gerbang akan kita bangun lebih modern berkonsep daun sirih, anjungan aura putri kemuning juga akan dibangun. Kedua pembangunan ini akan menjadi ikon baru Karimun," kata Bupati.

Dengan digesanya pembangunan infrastruktur tersebut, Bupati mengajak seluruh masyarakat Karimun untuk optimis dan bangkit setelah terpuruknya ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Bupati meyakini pembangunan infrastruktur yang terus berjalan akan membuat ekonomi Karimun terus meningkat dan menunjukkan angka yang positif.

Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi karimun yang saat ini berada di peringkat ketiga dari tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau.

"Kemajuan Karimun tidak hanya dari peran pemerintah daerah, melainkan juga ada peran dukungan dan kerja sama dari seluruh masyarakat. Mari bersama-sama kita bangkit untuk membangun Kabupaten Karimun kedepan yang lebih baik lagi," pungkasnya.



(Mes)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel