Ketua RT Kelurahan Tiban Lama Sekupang Minta Rudi Menjabat Walikota Batam Tiga Periode - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
Ketua RT Kelurahan Tiban Lama Sekupang Minta Rudi Menjabat Walikota Batam Tiga Periode

Ketua RT Kelurahan Tiban Lama Sekupang Minta Rudi Menjabat Walikota Batam Tiga Periode

Ketua RT Kelurahan Tiban Lama Sekupang Minta Rudi Menjabat Walikota Batam Tiga Periode
Walikota Batam Muhammad Rudi Menyerahkan Secara Simbolis Insentif Kepada Seorang Ketua RT Kecamatan Sekupang di Guest House BP Batam, Sekupang, Senin (24/10/2022) (Fhoto : Ist)



BATAM, Infokepri.com 
- Salah seorang Ketua RT Kelurahan Tiban Lama, Sekupang meminta Walikota Batam Muhammad Rudi agar menjabat sebagai Walikota Batam tiga periode. Permintaan ini disampaikannya lantaran telah melihat dan bangga atas kinerja Rudi selama memimpin, Pembangunan Kota Batam sangat pesat.

"Kami sangat bangga dengan kerja keras Pak Rudi membangun Batam. Kalau boleh kami minta beliau menjabat Wali Kota tiga periode. Beliau ini pemimpin luar biasa," kata salah seorang Ketua RT Kelurahan Tiban Lama, Sekupang saat menghadiri acar silaturahmi Walikota Batam dengan RT/RW dan tokoh masyarakat Kecamatan Sekupang di Guest House BP Batam, Sekupang, Senin (24/10/2022) malam.

Lebih lanjut Ketua RT tersebut mengatakan meski saat ini agak macet terutama ruas jalan di Tiban Lama namun mereka ikhlas karena nantinya saat pekerjaan pelebaran jalan sudah selesai, maka akan sangat dirasakan manfaatnya oleh warga Sekupang.

Dalam kesempatan itu Wali Kota juga menyerahkan insentif bagi RT/RW secara simbolis.

Ketua RW Kelurahan Tiban Indah mengatakan selain bantuan insentif yang pencairannya sangat lancar, juga atas pembangunan Kota Batam yang sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama jalan utama Sekupang dan Tiban yang diperlebar.

"Kami sangat berima kasih atas perhatian dan apresiasi Pak Wali kepada masyarakat Sekupang. Pembangunan infrastruktur kita sangat pesat. Kita sekarang ini menikmati kerja keras Pak Wali," ujarnya.
Para RT/RW juga mengambil kesempatan itu untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada Wali Kota yang genap berusia 59 tahun pada 20 Oktober 2022 lalu. Mereka mendoakan tetap sehat dalam memimpin Kota Batam.

Namun ada juga RT/RW yang melaporkan mengenai ancaman banjir di beberapa titik pemukiman warga. Juga masalah penerangan jalan serta legalitas Kampung Tua Tanjung Riau.

Menanggapi warganya, Rudi mengaku sangat memperhatikan keberadaan RT/RW. Dia menganggap RT/RW sebagai pejuang dan pelayan terdepan dalam pembangunan.

"Bukan ASN yang pelayanan terdepan itu tapi para RT/RW. Para RT/RW ini adalah pejuang pembangunan. Atas dukungan RT/RW pembangunan Kota Batam berjalan lancar. Moga kita semua ikhlas," kata Rudi disambut tepukan gemuruh.

Khusus Kecamatan Sekupang, Rudi mengaku sangat istimewa dalam desain pembangunan Batam menjadi Kota Moderen dan Madani. Jalan-jalannya dibuka lebar semua. Bahkan nantinya akan dibangun jalan yang lebar dari Perempatan Lalu Madani melewati RS Awal Bros langsung ke pertigaan depan UIB.

"Kita sedang bikin desain gambarnya. Nantinya jembatan Sungai Ladi akan kita tutup untuk kendaraan berat karena sudah tua. Setiap jalan Sekupang ini nanti tiga lajur kiri dan tiga lajur di kanan," papar Wali Kota disambut tepukan dan yel-yel "Hidup Pak Wali, "

Bahkan Sekupang juga akan kebagian program prioritas Wali Kota, yaitu pembangunan KEK Kesehatan di areal RSBP. Kawasan tersebut akan menjadi pusat kesehatan dan pendidikan  standar internasional dengan lingkungan yang asri.

Rudi berharap RT/RW dan masyarakat juga mendukung pengembangan Bandara Hang Nadim dan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar. Dua proyek ini sangat strategis karena akan memberikan dampak luar biasa bagi ekonomi masyarakat.

"Jika Bandara, Jalan, KEK Kesehatan dan Pelabuhan Batu Ampar ini selesai, Pak RT/RW harus bisa mendorong masyarakat membuka usaha kuliner dan sebagainya agar semakin tertarik orang datang ke Batam," pinta Wali Kota.

Khusus untuk RT/RW, Rudi menyadari memiliki beban pekerjaan yang berat. Tidak jarang dari mereka diprotes warga. Bahkan waktu istirahat malamnya terganggu jika ada warganya mengalami masalah. Demikian juga jika ada warga berselisih, melapornya pasti ke RT/RW terlebih dahulu.

"Jadi RT/RW ini tidak ada anggaran operasional. Untuk beli kertas pun tidak bisa. Untuk itulah tahun depan kita berencana menambah insentif RT/RW ini dari Rp 500 ribu per bulan jadi Rp 750 ribu per bulan, " Sebut Rudi disambut tepukan dan siutan bergemuruh para RT/RW.

Turut hadir dalam acara silaturahmi ini, sejumlah Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kecamatan Sekupang serta unsur Muspika setempat.  (Mc)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

>

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel