Kunjungi SMAN 1 Jemaja Anambas, Gubernur Ansar Beri Motivasi kepada Pelajar - Info Kepri -->
Trending News
Loading...

Kunjungi SMAN 1 Jemaja Anambas, Gubernur Ansar Beri Motivasi kepada Pelajar

Kunjungi SMAN 1 Jemaja Anambas, Gubernur Ansar Beri Motivasi kepada Pelajar
Gubernur Ansar saat mengunjungi SMAN 1 Jemaja, Kabupaten Anambas, Jumat (21/7) (Fhoto : Ist)

By Redaksi
ANAMBAS, Infokepri.com
- Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad berkunjung ke SMAN 1 Jemaja, Kabupaten Anambas, Jumat (21/7). 

Seperti yang dilakukan Gubernur di sekolah-sekolah lain yang pernah dikunjungi sebelumnya, dalam kesempatan ini Gubernur Ansar juga memberikan motivasi kepada para pelajar di sana. 

Ansar ingin anak-anak Kepri, khususnya anak-anak Anambas mampu bersaing dengan dunia luar. Caranya dengan belajar bersungguh-sungguh, tidak minder serta tetap konsisten dalam menggapai cita-cita. 

"Kepri butuh generasi yang tangguh, tidak minder dan siap bersaing di dunia luar. Tunjukkan kepada dunia, walau kita berada di pulau yang jauh dari pusat kota, namun kita punya wawasan, kemampuan dan fikiran luas. Tetap semangat, kerja keras, terus berdoa dan yang terpenting selalu berbakti kepada kedua orangtua dan guru," kata Ansar dikutip situs resmi Diskominfo Kepri.

Sebelum berkunjung ke SMAN 1, Gubernur Ansar dan rombongan mengawali harinya dengan melakukan safari subuh di Masjid Al-Ishan, Letung. 

Gubernur Ansar didampingi oleh ketua TP PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari, Tim Percepatan Pembangunan Kepri, Kadispora Kepri, Kepala, DKP, Kadiskominfo, Kepala Buri PBJ dan Kepala Biro Kesra. 

Ansar ingin para pelajar yang berada di Anambas kelak tumbuh menjadi generasi emas yang mampu menjaga daerah perbatasan. 

"Kita harus tampil sebagai generasi emas di perbatasan. Saat ini, kita gesa terus pembangunan dan kita prioritaskan infrastruktur dalam menunjang inovasi dan kreativitas pelajar di setiap daerah, termasuk di Anambas," katanya. 

Untuk memotivasi pelajar, Gubernur Ansar juga bercerita tentang  pengalaman waktu masih remaja. Baik ketika dirinya pernah menjadi kuli bangunan dan menjadi guru ngaji setiap pulang sekolah. 

"Kita harus yakin, walau kita berada di daerah perbatasan, kita harus maju dan jangan pernah minder dengan anak-anak yang berada di kota.  Kita harus mengasah diri dengan berbahai inovasi transformasi digital," pungkasnya.(rdk)

Editor : P Sipayung


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel