Gelar Gotong Royong di Penyengat dan Tanjung Pinang, Ini Kata Pj Wali Kota dan Gubernur Kepri - Info Kepri -->
Trending News
Loading...

Gelar Gotong Royong di Penyengat dan Tanjung Pinang, Ini Kata Pj Wali Kota dan Gubernur Kepri

Gelar Gotong Royong di Penyengat dan Tanjung Pinang, Ini Kata Pj Wali Kota dan Gubernur Kepri
Suasana Kegiatan Gotong Royong di Ibukota Kepri (Foto by ist/www.infokepri.com)

TANJUNG PINANG, Infokepri.com - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjung Pinang, bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri), Forkopimda, dan masyarakat, melakukan gotong royong dan penanaman pohon, di wilayah Ibukota Kepri. Sebagai upaya nyata dalam menjaga kebersihan dan penghijauan, di 18 titik lokasi yang tersebar di pulau Penyengat dan Kota Tanjung Pinang, menjadi fokus kegiatan kolaboratif.

Pada kegiatan, Pj. Wali Kota, Hasan menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kepri atas dukungan yang konsisten kepada Pemko Tanjung Pinang untuk melaksanakan gotong royong bersama. Dan juga apresiasi atas dukungan dari jajaran TNI dan Polri di 11 titik pesisir kota Tanjung Pinang.

"Upaya menjaga kebersihan tidaklah mudah dan memerlukan perubahan pola pikir masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. Pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi kebersihan, dengan harapan menjadikan Tanjung Pinang sebagai Ibukota Kepri yang lebih bersih dan asri," terangnya.

“Harapan kita untuk kegiatan gotong royong, yang telah dilaksanakan hampir 3 bulan setiap Sabtu dan Minggu, dapat berjalan dengan baik," katanya. Minggu, (14/01/2024)

Berikutnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan bahwa Pemko Tanjung Pinang telah mengalokasikan anggaran untuk beberapa proyek di pulau Penyengat pada tahun 2024, salah satunya adalah pengecatan ulang perumahan di Pulau Penyengat.

"Di tahun 2024, Pemko menganggarkan beberapa proyek di Penyengat, termasuk pengecatan ulang pada perumahan. Tujuannya agar dari kejauhan, semua rumah di pulau bersejarah ini terlihat indah," katanya.

Lanjutnya, Pemprov Kepri juga turut mengalokasikan dana untuk mengganti becak motor (Bentor) di pulau Penyengat yang masih menggunakan bensin, dengan mengadopsi kendaraan listrik.

"Kami ingin menjadikan Penyengat sebagai destinasi green village tourism. Upaya ini harus menciptakan kawasan yang bebas dari polusi. Karena itu, rencana penggantian bentor dengan kendaraan listrik sudah masuk dalam anggaran 2024,” pungkasnya.(*)


Editor : Andi P

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel