Hadiri Festival Simpang Tigo Badantang, Ini Kata Anggota DPRD Pasbar - Info Kepri -->
Trending News
Loading...

Hadiri Festival Simpang Tigo Badantang, Ini Kata Anggota DPRD Pasbar

Hadiri Festival Simpang Tigo Badantang, Ini Kata Anggota DPRD Pasbar
Sambutan Anggota DPRD Pasbar

PASAMAN, Infokepri.com - Dalam menunjukkan keberagaman seni tradisional di Pasaman Barat (Pasbar), Sanggar Seni Paga Nagari berkolaborasi dengan pemuda Simpang Tiga menggelar Festival Simpang Tigo Badantang.

Kegiatan bertujuan melestarikan kesenian tradisional, sekaligus pentas seni bagi penggiat seni tradisi daerah di Kabupaten Pasbar.

Festival Simpang Tigo Badantang menampilkan beberapa pertunjukan seni, seperti Seni Silat, Randai, Gendang Tanbua, Seni Lukis serta penampilan tarian tradisional Minangkabau lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Pasbar, H.Erianto memberikan apresiasi tinggi kepada Sanggar Seni Paga Nagari beserta Pemuda Simpang Tiga serta pihak yang terlibat dalam mensukseskan dan melestarikan kesenian yang ada di Minangkabau melalui Festival yang dilaksanakan tersebut.

"Dengan pagelaran seni budaya ini, kita harapapkan dapat mengingatkan dan mengenalkan kembali pada generasi muda akan kekayaan seni budaya salah satu suku bangsa Indonesia, yakni Minangkabau. Untuk itu, terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan pergelaran ini," terangnya pada pembukaan festival, di Simpang Tiga Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasbar, (4/12).

Lanjutnya, untuk melestarikan pagelaran seni budaya ini agar berlanjut di tahun 2022 dan seterusnya, pihaknya siap membantu dalam hal pemenuhan sarana prasarana yang menunjang penggelaran untuk tetap dilaksanakan.

Berikutnya, Ketua Pelaksana Festival, Rizki Muhadi menyampaikan bahwa pagelaran Festival yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengapresiasi dan memacu semangat para penggiat seni yang ada di Pasaman Barat terkhusus Simpang tiga dalam melestarikan kembali seni tradisional yang mulai kurang diminati.

Menurutnya, festival yang di gelar merupakan Festival yang bertajuk Minangkabau dengan menampilkan keberagaman kesenian yang ada di Pasaman Barat.

"Festival Simpang Tigo Badantang ini dilaksanakan dengan mengusung tema  Dek lamo Indak amuah Lupo, Dek Banyak Indak Amuah Ilang. Semoga dengan dibuatnya pagelaran seni ini menjadi awal yang baik bagi kita dalam melestarikan seni budaya yang ada di Pasaman Barat," katanya.

Lanjutnya, menyampaikan terimakasih atas dukungan dari Pemerintah Daerah Pasaman Barat dan tokoh masyarakat dalam mendukung pagelaran seni yang bertajuk Minangkabau.

"Kita berharap dengan adanya dukungan dari semua pihak, pagelaran seni ini terus berlanjut ke tahun berikutnya dengan melibatkan daerah lain sehingga bisa mengekspor kembali kebudayaan minang  kabau yang sudah tidak banyak di lestarikan," ungkapnya.

Hadir dalam pagelaran Festival  tersebut yaitu Kasi Sejarah dan Purbakala Dinas Pendidikan, Kasi Pengelolaan Komunikasi Publik Finas Kominfo, Ketua Sanggar Seni Paga Nagari,Tokoh masyarakat serta Stakeholder terkait lainnya. (rdk)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel