Tahun Depan, PLN Targetkan Operasional Bakal Gunakan Motor Listrik - Info Kepri -->
Trending News
Loading...

Tahun Depan, PLN Targetkan Operasional Bakal Gunakan Motor Listrik

Tahun Depan, PLN Targetkan Operasional Bakal Gunakan Motor Listrik
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (Fhoto : dok Antara)

By Posman

JAKARTA, Infokepri.com - PT PLN (Persero) menargetkan kendaraan operasional motornya diganti menggunakan motor listrik 100 persen tahun depan. Saat ini, PLN sendiri memiliki 2.500 mobil dan 7 ribu motor untuk operasionalnya.

"Jadi hari ini adalah peristiwa penting, kita mencanangkan bahwa PLN menuju 100 persen kendaraan listrik operasionalnya," kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dikutip dari keterangan resmi, Senin (30/10/2023).

Darmawan mengatakan, langkah ini dalam mendukung Instruksi Presiden RI No 7 tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“ Transformasi ke kendaraan listrik berkontribusi besar dalam upaya mendukung transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat,” katanya.

Sebab, kata Darmawan, 1 liter kendaraan bahan bakar minyak (BBM) menghasilkan emisi karbon sebesar 2.4 Kilogram (Kg) CO2e. Secara ekuivalen 1 liter BBM sama dengan 1.5 Kwh.

Jika dibandingkan dengan listrik, maka emisinya hanya mencapai 1.3 Kg CO2e.

"Dengan kita beralih menggunakan kendaraan listrik saat ini maka secara otomatis telah membantu menurunkan Gas Rumah Kaca (GRK) hampir 50 persen," ujar Darmawan.

 

Tahun Depan, PLN Targetkan Operasional Bakal Gunakan Motor Listrik
Launching program menuju 100 persen kendaraan listrik operasional PLN. (dok. PLN)

1. PLN ikut program pemerintah

Adapun target tersebut seiringan dengan Instruksi Presiden RI No 7 tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
"Kami ingin menunjukkan bahwa PLN the leader, memimpin akselerasi penggunaan kendaraan listrik begitu juga menyediakan infrastruktur pendukung EV yang terbaik di Indonesia," ucap Darmawan.

2. Kejar target NZE tahun 2060

Adapun penggunaan kendaraan listrik digenjot demi mencapai target net zero emissions (NZE) pada 2060 atau lebih cepat. Darmawan mengatakan 1 liter kendaraan bahan bakar minyak (BBM) menghasilkan emisi karbon sebesar 2.4 Kilogram (Kg) CO2e.

Secara ekuivalen 1 liter BBM sama dengan 1.5 Kwh. Jika dibandingkan dengan listrik, maka emisinya hanya mencapai 1.3 Kg CO2e.

"Dengan kita beralih menggunakan kendaraan listrik saat ini maka secara otomatis telah membantu menurunkan Gas Rumah Kaca (GRK) hampir 50 persen," ujar Darmawan.

3. Penggunaan kendaraan listrik dukung kemandirian energi di Indonesia

Selain mengurangi GRK, transisi ke kendaraan listrik juga sejalan dengan upaya kemandirian energi secara nasional. Berbeda dengan energi listrik yang 100 persen diperoleh dan dikelola secara mandiri.

"Jadi transisi ke kendaraan listrik mengubah dari energi yang tadinya impor menjadi energi yang berbasis pada domestik dan mengubah energi kotor menjadi energi bersih," tutur Darmawan.(Pay)


Editor : P Sipayung



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel