Iran Tangkap 20 Orang Diduga Jadi Mata-mata Israel
![]() |
| Ilustrasi Iran (Foto: BBC World/detik.com) |
Editor By : Ismanto
TEHERAN, Infokepri.com - Iran menangkap setidaknya 20 orang di wilayah barat laut negara tersebut. Ke-20 orang itu ditangkap karena dicurigai bekerja sama dengan Israel lebih dari dua minggu setelah dimulainya perang Timur Tengah.
Dilansir AFP, Minggu (15/3/2026), penangkapan itu terjadi selama penggerebekan terhadap jaringan yang terkait dengan Israel di provinsi Azerbaijan Barat.
"Dua puluh orang ditangkap dan ditahan setelah mereka ditemukan mengirimkan detail lokasi militer, penegak hukum, dan keamanan kepada musuh Zionis," kata kantor berita Fars mengutip jaksa provinsi Hossein Majidi.
Pihak berwenang Iran telah melakukan penggerebekan besar-besaran di seluruh wilayahnya, dan menangkap ratusan orang dalam beberapa hari terakhir yang dicurigai bekerja sama dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Konflik dimulai pada 28 Februari dengan serangan AS-Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang memicu pembalasan Iran.
Kantor berita resmi IRNA melaporkan penangkapan seseorang yang menurut mereka mengirimkan informasi ke saluran TV Iran International yang berbasis di London. Laporan itu mengatakan bahwa orang tersebut menggunakan terminal Starlink, sebuah teknologi yang dilarang di Iran.
Iran telah terisolasi secara digital dari seluruh dunia oleh pemadaman internet total sejak dimulainya perang Timur Tengah. Untuk mengatasi pembatasan itu, beberapa warga Iran beralih ke terminal Starlink dari perusahaan AS SpaceX, yang terhubung ke internet melalui satelit.
Pada bulan Januari, Iran melarang kerja sama dengan Iran International, dengan mengatakan bahwa saluran tersebut "berafiliasi dengan rezim Zionis".
Sumber : detik.com




