Hadiri Raker KONI Bintan 2026, Sekda Ronny Dorong Penguatan Sinergi dan Basis Data Atlet
Sabtu, 27 Juni 2026
Sekda Ronny menyampaikan sambutannya saat menghadiri Raker KONI Bintan 2026di Ballroom Convention Center, Awandari Hotel and Resort, Sabtu (27/6) (Foto : Ist/Infokepri.com)
BINTAN, Infokepri.com – Pembinaan atlet sejak usia dini yang didukung dengan data yang akurat sangat penting. Pembinaan tidak hanya menjadi tanggung jawab KONI, tetapi juga harus melibatkan sekolah, cabang olahraga, dan seluruh pihak terkait agar proses pembinaan berlangsung secara berjenjang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, terus menunjukkan komitmen dalam mendukung kemajuan olahraga melalui pembangunan berbagai sarana olahraga di desa-desa, mulai dari lapangan voli, sepak bola, tenis meja, hingga sepak takraw.
“ Seluruh fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai wadah pembinaan atlet,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan Ronny Kartika saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) KONI Kabupaten Bintan Tahun 2026, pada Sabtu (27/6) di Ballroom Convention Center, Awandari Hotel and Resort.
Sekda Ronny juga mengapresiasi jajaran pengurus KONI Kabupaten Bintan yang telah menginisiasi pelaksanaan Rapat Kerja sebagai forum strategis dalam menyusun program pembinaan, pengembangan, serta kemajuan olahraga di Kabupaten Bintan.
“ Raker bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi kesempatan untuk mengevaluasi capaian olahraga sekaligus menyusun langkah-langkah yang lebih terarah menghadapi berbagai agenda olahraga, khususnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau.,’ katanya.
Sekda Ronny mengatakan pengalaman Kabupaten Bintan sebagai tuan rumah Porprov 2022 juga harus menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan prestasi pada masa mendatang.
"Rapat kerja ini harus mampu memotret capaian prestasi, mengevaluasi program yang telah berjalan, serta mengidentifikasi potensi atlet yang dimiliki Kabupaten Bintan. Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui perencanaan yang matang, pembinaan yang berkelanjutan, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan olahraga," kata Ronny.
Raker yang diselenggarakan KONI Kabupaten Bintan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan dan strategi pembinaan olahraga untuk meningkatkan prestasi atlet Bintan.
Selain itu, Sekda Ronny juga menyoroti peluncuran aplikasi B-SMART yang dikembangkan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bintan sebagai basis data olahraga daerah.
Aplikasi tersebut akan menghimpun data atlet, pelatih, ofisial, wasit hingga rekam jejak prestasi, sehingga memudahkan proses identifikasi potensi, pembinaan, dan pemberian apresiasi kepada insan olahraga berprestasi.
"Melalui B-SMART kita memiliki bank data olahraga yang terintegrasi. Dengan data yang lengkap, pembinaan atlet akan lebih terarah dan potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Bintan dapat terus dikembangkan," katanya.
Sekda juga mengajak KONI, Dispora, serta seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam membangun ekosistem olahraga yang semakin maju. Menurutnya, sinergi menjadi kunci dalam melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Di akhir sambutannya, Sekda mengingatkan bahwa Kabupaten Bintan pernah menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui sejumlah cabang olahraga, seperti biliar dan tarung derajat. Prestasi tersebut harus dipertahankan melalui pembinaan yang konsisten, sekaligus menggali potensi atlet sejak usia dini dengan melibatkan peran aktif masyarakat dalam mengembangkan olahraga berbasis potensi lokal.
Sekda Ronny berharap rapat kerja KONI Kabupaten Bintan Tahun 2026 menghasilkan program-program yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan sebagai pedoman pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Bintan, sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi berbagai agenda kompetisi olahraga di masa mendatang. (Par)
BINTAN, Infokepri.com – Pembinaan atlet sejak usia dini yang didukung dengan data yang akurat sangat penting. Pembinaan tidak hanya menjadi tanggung jawab KONI, tetapi juga harus melibatkan sekolah, cabang olahraga, dan seluruh pihak terkait agar proses pembinaan berlangsung secara berjenjang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, terus menunjukkan komitmen dalam mendukung kemajuan olahraga melalui pembangunan berbagai sarana olahraga di desa-desa, mulai dari lapangan voli, sepak bola, tenis meja, hingga sepak takraw.
“ Seluruh fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai wadah pembinaan atlet,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan Ronny Kartika saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) KONI Kabupaten Bintan Tahun 2026, pada Sabtu (27/6) di Ballroom Convention Center, Awandari Hotel and Resort.
Sekda Ronny juga mengapresiasi jajaran pengurus KONI Kabupaten Bintan yang telah menginisiasi pelaksanaan Rapat Kerja sebagai forum strategis dalam menyusun program pembinaan, pengembangan, serta kemajuan olahraga di Kabupaten Bintan.
“ Raker bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi kesempatan untuk mengevaluasi capaian olahraga sekaligus menyusun langkah-langkah yang lebih terarah menghadapi berbagai agenda olahraga, khususnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau.,’ katanya.
Sekda Ronny mengatakan pengalaman Kabupaten Bintan sebagai tuan rumah Porprov 2022 juga harus menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan prestasi pada masa mendatang.
"Rapat kerja ini harus mampu memotret capaian prestasi, mengevaluasi program yang telah berjalan, serta mengidentifikasi potensi atlet yang dimiliki Kabupaten Bintan. Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui perencanaan yang matang, pembinaan yang berkelanjutan, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan olahraga," kata Ronny.
Raker yang diselenggarakan KONI Kabupaten Bintan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan dan strategi pembinaan olahraga untuk meningkatkan prestasi atlet Bintan.
Selain itu, Sekda Ronny juga menyoroti peluncuran aplikasi B-SMART yang dikembangkan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bintan sebagai basis data olahraga daerah.
Aplikasi tersebut akan menghimpun data atlet, pelatih, ofisial, wasit hingga rekam jejak prestasi, sehingga memudahkan proses identifikasi potensi, pembinaan, dan pemberian apresiasi kepada insan olahraga berprestasi.
"Melalui B-SMART kita memiliki bank data olahraga yang terintegrasi. Dengan data yang lengkap, pembinaan atlet akan lebih terarah dan potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Bintan dapat terus dikembangkan," katanya.
Sekda juga mengajak KONI, Dispora, serta seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam membangun ekosistem olahraga yang semakin maju. Menurutnya, sinergi menjadi kunci dalam melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Di akhir sambutannya, Sekda mengingatkan bahwa Kabupaten Bintan pernah menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui sejumlah cabang olahraga, seperti biliar dan tarung derajat. Prestasi tersebut harus dipertahankan melalui pembinaan yang konsisten, sekaligus menggali potensi atlet sejak usia dini dengan melibatkan peran aktif masyarakat dalam mengembangkan olahraga berbasis potensi lokal.
Sekda Ronny berharap rapat kerja KONI Kabupaten Bintan Tahun 2026 menghasilkan program-program yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan sebagai pedoman pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Bintan, sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi berbagai agenda kompetisi olahraga di masa mendatang. (Par)
Editor : Posman



