Sekda Misni Apresiasi Parade Seni dan Budaya yang Digelar pada Perhelatan Kemilau Nusantara Kepri 2026
Minggu, 14 Juni 2026
Tarian Kolosal saat Parade Seni dan Budaya di kawasan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, Tanjungpinang.Sabtu (13/6/2026) (Foto : Ist/Infokepri.com)
TANJUNGPINANG, Infokepri.com – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, Misni menghadiri Parade Seni dan Budaya yang digelar untuk memeriahkan perhelatan Kemilau Nusantara Kepri 2026, pada Sabtu (13/6/2026) di kawasan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, Tanjungpinang.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, tokoh adat, budayawan, serta masyarakat yang memadati kawasan pelataran Gedung LAM Kepri.
Parade Seni dan Budaya dari berbagai daerah di Nusantara ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan Kemilau Nusantara Kepri 2026.
Adapun rute dari Parade seni dan budaya ini, dimulai dari Pos Satpol PP dan bergerak menuju panggung utama yang berada di pelataran Gedung LAM Kepri. Sepanjang rute, masyarakat tampak antusias menyaksikan berbagai atraksi budaya yang ditampilkan para peserta.
Beragam kesenian dan permainan rakyat turut memeriahkan parade. Sejumlah kontingen yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara tampil dengan busana adat, pertunjukan seni tradisional, serta berbagai atraksi budaya yang mencerminkan keberagaman Indonesia.
Kemeriahan parade kemudian ditutup dengan penampilan drumband yang berhasil menyedot perhatian para pengunjung.
Dalam kesempatan ini, Sekda Misni mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan parade sebagai bagian dari pembukaan Kemilau Nusantara Kepri 2026.
“Parade ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya bangsa. Kepri sebagai daerah yang memiliki keberagaman budaya dan berada di wilayah strategis perbatasan memiliki tanggung jawab besar untuk terus menjaga serta mempromosikan warisan budaya kepada generasi muda maupun masyarakat luas,” ujar Misni.
Menurutnya, Kemilau Nusantara Kepri menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan melalui seni dan budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata daerah agar semakin berkembang.
“Melalui event seperti ini, kita ingin menunjukkan bahwa Kepulauan Riau merupakan rumah bagi keberagaman yang hidup berdampingan secara harmonis. Selain memperkuat nilai-nilai budaya, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata,” tambahnya.
Kemilau Nusantara Kepri 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Gubenur Provinsi Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, pada Sabtu (13/6) malam, dan akan menghadirkan berbagai pertunjukan seni budaya, pameran, serta kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk perayaan keberagaman budaya Indonesia. (Par)
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, tokoh adat, budayawan, serta masyarakat yang memadati kawasan pelataran Gedung LAM Kepri.
Parade Seni dan Budaya dari berbagai daerah di Nusantara ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan Kemilau Nusantara Kepri 2026.
Adapun rute dari Parade seni dan budaya ini, dimulai dari Pos Satpol PP dan bergerak menuju panggung utama yang berada di pelataran Gedung LAM Kepri. Sepanjang rute, masyarakat tampak antusias menyaksikan berbagai atraksi budaya yang ditampilkan para peserta.
Beragam kesenian dan permainan rakyat turut memeriahkan parade. Sejumlah kontingen yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara tampil dengan busana adat, pertunjukan seni tradisional, serta berbagai atraksi budaya yang mencerminkan keberagaman Indonesia.
Kemeriahan parade kemudian ditutup dengan penampilan drumband yang berhasil menyedot perhatian para pengunjung.
Dalam kesempatan ini, Sekda Misni mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan parade sebagai bagian dari pembukaan Kemilau Nusantara Kepri 2026.
“Parade ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya bangsa. Kepri sebagai daerah yang memiliki keberagaman budaya dan berada di wilayah strategis perbatasan memiliki tanggung jawab besar untuk terus menjaga serta mempromosikan warisan budaya kepada generasi muda maupun masyarakat luas,” ujar Misni.
Menurutnya, Kemilau Nusantara Kepri menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan melalui seni dan budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata daerah agar semakin berkembang.
“Melalui event seperti ini, kita ingin menunjukkan bahwa Kepulauan Riau merupakan rumah bagi keberagaman yang hidup berdampingan secara harmonis. Selain memperkuat nilai-nilai budaya, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata,” tambahnya.
Kemilau Nusantara Kepri 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Gubenur Provinsi Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, pada Sabtu (13/6) malam, dan akan menghadirkan berbagai pertunjukan seni budaya, pameran, serta kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk perayaan keberagaman budaya Indonesia. (Par)
Editor : Posman



