15 Tahun Toga Simatupang Natuna: Menjaga Ikatan Darah, Merawat Kasih dalam Kebersamaan
By Bernard.S
NATUNA, Infokepri.com - Tawa riang anak-anak berpadu dengan canda orang tua memenuhi lokasi perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Punguan Toga Simatupang, Boru, Bere, dan Ibebere Kabupaten Natuna. Suasana hangat penuh kekeluargaan menjadi gambaran nyata bahwa sebuah perkumpulan marga bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi rumah besar yang terus menjaga tali persaudaraan di tanah rantau.
Kali ini Ulang Tahun Toga Simatupang bersama boru, bere dan ibebere dirayakan di Pantai Piwang - Ranai, Kabupaten Natuna, Jumat (10/7/2026).
Perayaan HUT ke-15 tersebut ditandai dengan pemotongan Kue Ulang Tahun, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama seluruh anggota punguan.

Ulang Tahun ke-15 Toga Simatupang mengusung tema "Bersukacita dalam Pengharapan, Bersabar dalam Kesesakan, dan Bertekun dalam Doa", perayaan berlangsung meriah dengan dihadiri seluruh keluarga besar Toga Simatupang beserta boru, bere, dan ibebere.
Momentum ulang tahun kali ini diisi dengan berbagai permainan yang melibatkan seluruh anggota keluarga. Anak-anak tingkat SD dan SMP mengikuti aneka lomba yang disiapkan panitia, sementara orang dewasa turut ambil bagian dalam berbagai permainan yang mengundang gelak tawa dan mempererat kebersamaan.
Sorak sorai para peserta, tepuk tangan para orang tua, hingga semangat kebersamaan yang terpancar sepanjang kegiatan menjadi bukti bahwa kebahagiaan sederhana mampu mempererat hubungan antargenerasi. Anak-anak belajar mengenal keluarganya, sementara para orang tua kembali memperkuat silaturahmi yang selama ini terjalin.
Ketua Punguan Toga Simatupang, Boru, Bere, dan Ibebere Kabupaten Natuna, Roynaldo Simatupang, mengatakan peringatan ulang tahun ke-15 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkokoh persatuan seluruh keluarga besar Simatupang di Kabupaten Natuna.
Menurutnya, tema yang diangkat menjadi pengingat agar seluruh anggota tetap memiliki pengharapan kepada Tuhan, tetap sabar menghadapi berbagai tantangan kehidupan, serta tidak pernah berhenti mengandalkan doa dalam setiap langkah.
"Selama 15 tahun perjalanan punguan ini, kita telah melewati banyak suka dan duka bersama. Kebersamaan inilah yang harus terus kita rawat. Kami ingin punguan ini menjadi tempat saling menguatkan, saling membantu, dan menjadi rumah bagi seluruh keluarga besar Simatupang, boru, bere, dan ibebere di Natuna," ujar Roynaldo.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan punguan memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya Batak di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. Melalui berbagai kegiatan, generasi muda diharapkan semakin mengenal adat, menghormati orang tua, serta memahami pentingnya persaudaraan.

"Anak-anak adalah penerus kita. Karena itu, mereka harus merasakan bahwa memiliki keluarga besar adalah sebuah kebanggaan. Melalui kegiatan seperti ini mereka bisa saling mengenal, bermain bersama, dan belajar tentang nilai kekeluargaan yang menjadi warisan leluhur," tambahnya.
Kebersamaan yang terjalin sepanjang acara menjadi simbol bahwa ikatan keluarga tidak hanya dipersatukan oleh garis keturunan, tetapi juga oleh kasih, kepedulian, dan komitmen untuk terus berjalan bersama.
Memasuki usia ke-15, Punguan Toga Simatupang, Boru, Bere, dan Ibebere Kabupaten Natuna berharap dapat terus menjadi wadah yang mempersatukan keluarga besar Simatupang, melestarikan nilai-nilai adat dan budaya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat melalui semangat gotong royong, persaudaraan, dan pelayanan.
Perayaan ini pun menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun seseorang merantau, keluarga tetap menjadi tempat untuk kembali, saling menguatkan, dan menumbuhkan harapan dalam setiap perjalanan kehidupan. (Nard).
Editor : Posman



