Pemprov Kepri Kucurkan Dana Rp 5,6 Miliar RSUD Kundur Siap Naik Kelas ke Tipe D dan Tambah Dokter Spesialis - Info Kepri .post-body img { display: block; margin: 0 auto; max-width: 100%; height: auto; } -->

Pemprov Kepri Kucurkan Dana Rp 5,6 Miliar RSUD Kundur Siap Naik Kelas ke Tipe D dan Tambah Dokter Spesialis

 

Pemprov Kepri Kucurkan Dana Rp 5,6 Miliar RSUD Kundur Siap Naik Kelas ke Tipe D dan Tambah Dokter Spesialis
Gubernur Ansar menyampaikan sambutannya saat menyerahkan bantuan untuk Kabupaten Karimun di Kundur, Kamis (2/7) (Foto : dok Diskominfo Karimun) 

 

Advetorial, Infokepri.com – Sebagai penguatan sinergi pembangunan lintas pemerintahan, Gubernur Kepri, H.Ansar Ahmad bersama Bupati Karimun,Ing.H. Iskandarsyah, melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Pemprov Kepri mengucurkan dana sebesar Rp 5.663.448.480.

Pengucuran dana untuk kemajuan infrastruktur pelayanan public serta akselerasi pembangunan di Kabupaten Karimun 

Dari total kucuran dana tersebut, fokus dan komitmen utama diarahkan pada sektor kesehatan. Anggaran dengan porsi terbesar, yakni sebesar Rp 2.960.448.480, secara khusus dialokasikan untuk Rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur.

Langkah strategis ini menjadi wujud nyata dari harmonisasi visi Gubernur Ansar Ahmad dan Bupati Ing. H. Iskandarsyah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang representatif, modern, dan tanggap darurat bagi masyarakat di Pulau Kundur dan sekitarnya.

Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen Pemprov Kepri yang terus hadir menopang pembangunan di Bumi Berazam.

"Perhatian dari Provinsi melalui dana BKAD ini adalah energi tambahan bagi peningkatan mutu kesehatan kita. Rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur akan sangat krusial dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas medis yang lebih mumpuni dan layak," kata Bupati Iskandarsyah.

 

Pemprov Kepri Kucurkan Dana Rp 5,6 Miliar RSUD Kundur Siap Naik Kelas ke Tipe D dan Tambah Dokter Spesialis
Gubernur Ansar (kiri) menyerahkan bantuan khusus secara simbolis kepada Bupati Karimun iskandarsyah di Kundur, Kamis (2/7) (Foto : dok Diskominfo Karimun)

 

Sejalan dengan arahan tersebut, rehabilitasi besar-besaran pada fasilitas rawat inap RSUD Kundur langsung dieksekusi. Langkah ini menjadi persiapan utama untuk meningkatkan status rumah sakit dari Tipe D Pratama menjadi fasilitas kesehatan Tipe D secara penuh.

Direktur RSUD Tanjung Batu Kundur, Surawan,SKM,MM memaparkan bahwa proyek peningkatan fasilitas kesehatan ini didukung oleh rincian alokasi sebagai berikut:

Dana sekitar Rp 2,3 miliar dialokasikan untuk membangun dan merehabilitasi ruang rawat inap guna menampung penambahan 30 tempat tidur baru.

Anggaran senilai lebih dari Rp 700 juta disiapkan untuk melengkapi fasilitas medis krusial, yang mencakup set tempat tidur pasien (bed set) dan tiang infus.

 

"Bantuan ini bertujuan untuk jangka panjang, yakni mempersiapkan rumah sakit ini menjadi Tipe D. Syarat untuk menjadi Tipe D adalah memiliki minimal 50 tempat tidur. Saat ini kita sudah memiliki 20 tempat tidur, dan dengan tambahan 30 tempat tidur dari rehabilitasi ini, syarat tersebut sudah terpenuhi," kata Surawan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa rehabilitasi ini akan membawa perubahan yang signifikan pada kualitas kenyamanan pasien. Ruang rawat inap yang sebelumnya belum optimal dan hanya mengandalkan kipas angin, kini akan ditingkatkan sesuai standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), termasuk dilengkapi dengan fasilitas pendingin ruangan (AC).

 

Gubernur Ansar menyerahkan bantuan keuangan khusus secara simbolis kepada Kabupaten karimun di Kundur , Kamis (2/7) (Foto : dok Diskominfo karimun)

Terkait kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), Surawan memastikan alokasi tenaga kesehatan dasar, seperti perawat dan bidan, saat ini sudah sangat mencukupi.

Hal yang paling menggembirakan dari peningkatan status menjadi Tipe D ini adalah terbukanya jalur bagi RSUD Kundur untuk mendapatkan bantuan alokasi dokter spesialis. Kehadiran tenaga medis spesialis nantinya menjadi target krusial agar masyarakat Kundur bisa mendapatkan pelayanan kesehatan rujukan yang komprehensif tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah.

Tidak hanya menyentuh fasilitas kesehatan rujukan, suntikan dana dari BKAD tersebut juga didistribusikan untuk menggerakkan denyut ekonomi dan infrastruktur di tingkat akar rumput. Bantuan keuangan khusus ini turut dialokasikan untuk tingkat Kelurahan dengan total anggaran Rp 1.215.000.000, serta tingkat Pemerintah Desa sebesar Rp 1.488.000.000.

Secara simbolis, penyerahan bantuan tingkat desa ini disalurkan kepada 11 desa yang tersebar di wilayah Karimun guna menopang kemandirian desa. Rincian penerimanya mencakup:

 * Desa Lubuk (Rp 37 Juta)

 * Desa Sungai Sebesi (Rp 50 Juta)

 * Desa Sungai Ungar (Rp 59 Juta)

 * Desa Gemuruh (Rp 49 Juta)

 * Desa Kundur (Rp 55 Juta)

 * Desa Sawang Laut (Rp 54 Juta)

 * Desa Sawang Selatan (Rp 51 Juta)

 * Desa Perayun (Rp 39 Juta)

 * Desa Sungai Ungar Utara (Rp 36 Juta)

 * Desa Tanjung Berlian Barat (Rp 51 Juta)

 * Desa Teluk Radang (Rp 38 Juta)

Kehadiran Gubernur Ansar Ahmad di Karimun ini juga membawa gerbong bantuan lintas sektor lainnya, mulai dari dana hibah rumah ibadah dari Biro Kesra, bantuan logistik BPBD, hingga santunan jaminan kematian (JKM) BPJS bagi para pahlawan pangan lokal, yakni petani dan nelayan. Sinergi yang semakin solid ini diharapkan terus mengokohkan pondasi Kabupaten Karimun sebagai wilayah yang berdaya saing, sehat, sejahtera, dan mandiri. (JN)

Editor : Posman

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel