Bupati Iskandarsyah Terbitkan Surat Edaran Guna Mengantisipasi Potensi Kekeringan dan Karhutla
By James
KARIMUN, Infokepri.com - Bupati Karimun, Iskandarsyah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor : 300.2.3/2397/BPBD-DAMKAR/2026 dalam menghadapi potensi kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Surat Edaran tersebut diterbitkan Bupati, untuk menindaklanjuti surat peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi kekeringan ekstrem dan Karhutla dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Menurutnya untuk mencegah kekeringan dan Karhutla ada beberapa factor perlu dipersiapkan yakni koordinasi dan kesiapsiagaan lintas sektor, kesiapsiagaan sektor pangan dan pertanian.
Kemudian penguatan pengelolaan sumber daya air, peningkatan kewaspadaan cuaca ekstrem hingga pelaporan kejadian saluran komunikasi darurat.
Bupati Iskandarsyah juga memberikan perhatian khusus terhadap Pulau Kundur yang saat ini mengalami penyusutan debit air akibat musim kemarau. Ia meminta kepada perangkat daerah di sana untuk bergerak cepat ke masyarakat untuk melihat kondisi air.
“ Jadi apabila masyarakat mengalami kesulitan kebutuhan air segera laporkan,” kata Bupati Iskandarsyah, Rabu (26/8)
Ia menyebut laporan yang masuk berkaitan dengan kondisi air bersih akan dijadikan peta prioritas untuk rencana pembangunan sumur bor oleh BNPB.
Bupati mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya musim kemarau diprediksi akan berlangsung hingga November 2026, sehingga kondisi air bersih perlu menjadi bahan pertimbangan.
“ Oleh sebab itu, kami juga meminta masyarakat agar menggunakan air sebaik-baiknya,” katanya.
Iskandarsyah juga turut meminta para petani untuk lebih selektif memilih jenis tanaman yang akan ditanam, guna menyesuaikan dengan kondisi cuaca saat ini agar tidak terjadi gagal panen.
“Tak tertinggal kami meminta masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, selain itu juga tetap jaga kesehatan terlebih selama beraktivitas dj luar rumah,” ujarnya. (JN)
Editor : Posman



