Hadir Pengukuhan DPC PERPADI Karimun, Bupati Tekankan Sinergi Menjaga Stabilitas Harga Beras dan Ketahanan Pangan - Info Kepri .post-body img { display: block; margin: 0 auto; max-width: 100%; height: auto; } -->

Hadir Pengukuhan DPC PERPADI Karimun, Bupati Tekankan Sinergi Menjaga Stabilitas Harga Beras dan Ketahanan Pangan

Bupati Iskandarsyah menghadiri pengukuhan pengurus DPC PERPADI di Gedung Nasionl,Rabu (9/9) (Foto : James / Infokepri.com)

By James

KARIMUN, Infokepri.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) Kepri,  Syamsul,S.H mengukuhkan Ahmad Suhartoni Damanik, S.I.Kom sebagai Ketua DPD PERPADI Kabupaten Karimun bersama pengurus, pada Rabu (9/9) di Gedung Nasionl.

Bupati Karimun Iskandarsyah menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus  DPC PERPADI Kabupaten Karimun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Iskandarsyah mengatakan atas Pemerintah Kabupaten Karimun, dirinya menyampaikan selamat atas dilantiknya jajaran kepengurusan DPC PERPADI Kabupaten Karimun yang baru. 

Bupati Karimun berharap keberadaan organisasi ini dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras.

Bupati Karimun menegaskan bahwa beras merupakan salah satu komoditas inti yang sangat memengaruhi laju inflasi daerah. Berdasarkan data, kebutuhan beras di Kabupaten Karimun mencapai 2.160 ton per bulan (termasuk untuk mendukung program Makanan Bergizi Gratis/MBG).

"Kebutuhan beras kita sangat besar. Pengalaman sebelumnya menunjukkan jika alur transportasi dan distribusi logistik barang tersendat, harga beras berpotensi naik dan memicu inflasi. Oleh karena itu, sinergi antara PERPADI dan Pemkab Karimun sangat krusial untuk menekan harga beras dan menjaga kelancaran distribusi," ujar Bupati Karimun.

Menanggapi karakteristik Kabupaten Karimun sebagai wilayah kepulauan, Bupati menyampaikan optimisme terhadap potensi budidaya padi di daerah, seperti yang pernah berhasil dipanen di kawasan Moro dan Kundur Barat.

"Walaupun wilayah kita kepulauan dan secara kalkulasi pembiayaan awal belum sepenuhnya menguntungkan, kita harus terus mencoba dan mendorong budidaya padi ini. Mungin dengan sentuhan teknologi pertanian yang tepat, lahan 1 hektar bisa menghasilkan 7 hingga 8 ton. Daripada tanah ditumbuhi lalang, lebih baik dijadikan lahan produktif menanam padi," kata Bupati.

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung keberlanjutan pertanian daerah, Pemkab Karimun berencana mengalokasikan anggaran bantuan, salah satunya untuk penyediaan bantuan pupuk yang diperkirakan mencapai di atas Rp5 Miliar pada tahun depan, di samping peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) para petani.

Sementara itu, Ketua DPC PERPADI Kabupaten Karimun, Ahmad Suhartoni Damanik, S.I.Kom., menegaskan siap bersinergi dengan pemerintah daerah, pengusaha, serta para petani lokal.

"Langkah awal kita adalah menyiapkan SDM dan mengedukasi masyarakat agar lebih mengenal budidaya padi. Kami siap berkolaborasi untuk mensukseskan program swasembada pangan yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto," ungkapnya. (JN)

Editor : Posman

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel