Deklarasi PRMB, Kini Usaha Kuliner Punya Wadah - Info Kepri

Info Kepri

Info Kepri

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Deklarasi PRMB, Kini Usaha Kuliner Punya Wadah

Share it:
Deklarasi PRMB, Kini Usaha Kuliner Punya Wadah
Ketua PRMB
BATAM, Infokepri.com -
Puluhan pemilik rumah makan, restoran, dan café menghadiri dan mendeklarasi pembentukan Perhimpunan Rumah Makan Batam (PRMB).
 
Dalam sambutannya, Ketua Umum, Sumantri Endang menyampaikan bahwa pembentukan PRMB bermuara dari kelas pelatihan Clean Safety Healthy and Environment (CSHE) dua bulan lalu yang di selenggarakan oleh Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Pemerintah Kota Batam.
 
"PRMB sebagai wadah dalam membantu anggota mulai dari pengurusan legalitas, penataan hingga dari segi kesehatan tempat rumah makan. Saat ini baru terdapat sekitar 31 anggota, sementara kantor kita berada di Ruko KBC Blok A2 No.7, Batam Kota - Batam," terangnya  di Jo & Jane Cafe, Kepri Mall Food court, Batam Kota - Batam (31/1).
 
Di tempat terpisah Kadisbudpar Batam, Ardiwinata mengatakan bahwa ini adalah insiatif yang sangat menginspirasi, terutama dalam andil di bidang pariwisata dan budaya, makanan dan minuman.
 
"Semoga PRMB sebagai wadah organisasi akan mengkontribusikan banyak hal yang positif demi kemajuan potensi industrial pariwisata  jasa makanan dan minuman di Batam," terangnya melalui sambungan telekomunikasi.

Suasana Deklarasi
Berikut latar belakang tujuan Perhimpunan Rumah Makan Batam:
 
Untuk pembinaan PRMB menempatkan diri sebagai salah satu  wadah di industrial pariwisata usaha makan dan minuman dan mitra pemerintah dalam pembangunan serta turut malaksanakan pembangunan nasional pada umumnya dan pembangunan pariwisata serta industri usaha makan dan minum pada khusunya, sehingga mampu berperan serta, baik skala daerah dan tidak melepas kemungkinan berperan ditingkat nasional maupun internasional.
 
Membina dan mengembangkan usaha yang bergerak dibidang industrial pariwisata jasa makanan dan minuman. Turut serta mengembangkan potensi industrial pariwisata  jasa makanan dan minuman daerah, membantu dan membina para anggota, memberikan perlindungan, menerima masukan, memberi bimbingan dan konsultasi serta pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan mutu anggota.
 
Berperan aktif dalam kegiatan promosi didaerah, apabila memungkinkan di tingkat nasional dan diluar negeri, untuk meningkatkan dan memantapkan iklim usaha kepariwisataan usaha makan dan minum. Melakukan koordinasi dan kerjasama dengan berbagai asosiasi profesi jasa parawisata makan dan minum dan lainnya. Memajukan dan mengembangkan industri kepariwisataan makan dan minum dalam arti kata yang seluas-luasnya.
 
Video Deklarasi

Berikut Susunan Kepengurusan PRMB periode 2021-2023:
Ketua Umum : Sumantri Endang
Wakil Ketua : Muhammad Efandi
 
Sekretaris I : Nurlela
Sekretaris II : Lustialin
 
Bendahara I : Risyanto
Bendahara II : Sri handayani
 
Ketua Seksi Sumber Daya Manusia : Julia Jefrey
Wakil Ketua Seksi Sumber Daya Manusia : Hefsty Anggriani
 
Ketua Bidang Legal : Maya Inayati Sari
Wakil Ketua Bidang Legal : Melky Agustino
 
Ketua Seksi Hubungan Masyarakat : Silvia Hilda
Ketua Seksi Event : Suhud Sinaga
 
Anggota:
Bakso PSG, Angin Mamiri, Kabita, Shabilla Bekakak, Kampung Piayu Seafood, Teh Tarik Balap/Melawa Batam, SI EGGCELLENT, Rehat Cofee, Bandar Batam Seafood, Alfarizy Canteen, D'Camp, Warung santuy, D'jadoel cafe, Kawan Ngobrol F&B, Cipacipud, Lontong Medan Pangeran, W-Coffee Shop & Cofee Chill 17.
 
Ayam Bakar Taliwang SP, Jambu Marina, Soto Kudus Moria, Warung mamak Judes, Nasi Uduk Sultan, Aries Toteles, Hani warteg MJ, Hidea Coffee Shop, Gerai Selera Rasa, Masakan Ochan, Kangen dimsum, Double N, Rizfood kitchen.
 
Sebelumnya dalam perkelanan sesama anggota, Pemilik Bakso Pondok Sambel Greget (PSG), Evan menyampaikan bahwa cita rasa kulinernya perpaduan rasa yang berasal dari daerah Jawa-Palembang. Dan saat ini untuk cabang berada Bengkong, Tanjung Piayu, Botania, Legenda, Batu Aji dan di Sekupang.
 
"Kini, kita terdapat kurang lebih Puluhan karyawan. Untuk pendapatan yang paling ramai di Tanjung Piayu dan Bengkong, dan yang kurang minat daya belinya di Sekupang karena suasananya dan tempat saya rasa perlu perubahan, jadi hidup segan, tak mati-mati," terangnya.
 
Berikutnya, Tatang menyampaikan bahwa motivasi bergabung agar dapat berkenalan, berkumpul sesama. Seorang pemula, mohon bimbingan kepada senior-senior."Pertama kita buka dua tempat, diawal tahun 2020 karena masuk masa pandemi new normal Covid-19, tutup satu tempat dan sekarang untuk pendapatan hanya bisa untuk bertahan sudah bersyukur, yang penting usaha kita berjalan terus," terangnya.
 
Selanjutnya, dari pantauan pewarta di lokasi, kebanyakan anggota yang bergabung termotivnasi untuk belajar lebih banyak pengalaman dan menambah wawasan, serta butuh bimbingan dan masukan, (mulai dari Konsep, dan lainnya) sehingga bisa mengangkat kuliner menjadi lebih baik, dan bisa dikenal. (AP)
Share it:

Batam

Post A Comment: