Warga Afganistan Kembali Gelar Aksi Demo, Masyarakat Terganggu dan Nyaris Adu Jotos - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
Warga Afganistan Kembali Gelar Aksi Demo, Masyarakat Terganggu dan Nyaris Adu Jotos

Warga Afganistan Kembali Gelar Aksi Demo, Masyarakat Terganggu dan Nyaris Adu Jotos

 


BATAM, Infokepri.com - Warga Afghanistan kembali nekad gelar aksi demo di depan Kantor Imigrasi Batam Center walau tanpa mengantongi izin sehingga membuat masyarakat geram dan merasa terganggu.

Dalam satu minggu ini, para pengungsi warga Afganistan telah melakukan aksi demo sebanyak dua kali. Hal ini tentu membuat masyarakat geram dan merasa terganggu atas aktivitas ilegal yang di lakukan sekelompok warga asing tersebut.

Pantauan di lapangan, nyaris terjadi adu jotos antara Masyarakat dengan warga Afganistan saat melakukan aksi demo tersebut.

Pembina LSM LIRA Kota Batam Aksa Halatu meminta dan mendesak pemerintah untuk menangani para warga Afganistan tersebut. Dikarenakan sering melakukan aktivitas ilegal seperti demo yang tentunya tidak memiliki izin kepolisian untuk melakukan aksi demo.

"Kami akan terus mengusir para warga Afganistan ini untuk tidak melakukan aksi demo yang merugikan serta menggangu aktifitas masyarakat kota batam. Hal ini tentu harus menjadi perhatian pemerintah dalam menangani kasus tersebut," teriak Aska saat membubarkan Kelompok Warga Afganistan di depan Kantor Imigrasi Batam pada Senin, (20/6/2022).

Dikatakan Aska, hendaknya pemerintah menyurat UNHCR untuk cepat tanggap dan menangani warga Afganistan yang sudah mereka bawa ke Indonesia. Pasalnya, mereka sudah tidak nyaman lagi berada di Indonesia.

"Sebagai warga negara asing, mereka hendaknya mengikuti aturan aturan yang sudah di buat oleh pemerintah Indonesia maupun aturan Daerah. Merek tidak bisa semen mena dalam melakukan aktivitas. Apalagi status mereka di sini hanya pengungsi," katanya.

Dirinya berharap pemerintah mendengar aspirasi nya untuk penanganan warga negara asing tersebut yang meresahkan masyarakat.

"Kami berharap bapak Walikota bisa mendengar apa yang sudah kami sampaikan. Agar tidak terjadi lagi hal seperti ini. Hal seperti ini sangat menggangu. Bagaimana tidak, saat mereka datang melakukan aksi demo, kantor kantor menutup pagar ya sehingga masyarakat sulit untuk melakukan berbagai pengurusan, " ujarnya.

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel