Wabup Lingga Menggunakan Kapal Pompong Mensurvey Lokasi Pengerukan Sungai Desa Kualaraya - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
Wabup Lingga Menggunakan Kapal Pompong Mensurvey Lokasi Pengerukan Sungai Desa Kualaraya

Wabup Lingga Menggunakan Kapal Pompong Mensurvey Lokasi Pengerukan Sungai Desa Kualaraya

Wabup Lingga Melakukan Survey ke Lokasi Pengerukan Sungai Desa Kualaraya dengan Kapal Pompong
Wabup Lingga Neko Wesha Pawelloy mengecek pendalaman alur Sungai, Desa Kualaraya dan Desa Sungai Harapan pada Minggu (31/7/2022) (Fhoto : Ist)


LINGGA, Infokepri.com  - Walau hari libur, Wakil Bupati (Wabup) Lingga Neko Wesha Pawelloy bersama rombongan dan tim pengerukan alur sungai yang dipimpin oleh Yuhendri mengecek pendalaman alur Sungai, Desa Kualaraya dan Desa Sungai Harapan pada Minggu (31/7/2022).

Wakil Bupati Lingga bersama rombongan pada pukul 14.00 WIB langsung menuju lokasi alur sungai Kualaraya dengan menggunakan motor pompong, jaraknya sekitar 10  menit perjalanan, untuk melihat jarak antara alur sungai Kualaraya Raya dengan alur Sungai Dok Desa Sungai Harapan.

Disela-sela peninjauannya itu,  Wakil Bupati Lingga menjelaskan puluhan tahun lalu desa tersebut adalah pusat ekonomi untuk wilayah Singkep, banyak kapal ukuran besar yang bermuatan puluhan ton masuk ke desa tersebut. Namun kini terkendala lantaran alurnya dangkal.

Alur tersebut dangkal disebabkan, pancaroba cuaca ketika musim angin Barat, yang gelombangnya kuat sehingga pasir dari arah laut menutup lokasi tersebut.

“ Hal ini memang perlu kita kerjakan mengingat banyak aktivitas warga menjadi terhalang apa lagi nelayan Kelong bilis,yang sering keluar masuk,” katanya.

Setelah melakukan survey, katanya, hamparannya tidak begitu jauh  hanya 2,8 Km saja.

“ Insyallah izinnya akan kita buat satu lokasi sama dengan Desa Sungai Harapan," imbuhnya.

Menyikapi akan hal tersebut, Kepala Desa (Kades) Misran.MS mengatakan pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Bupati Lingga dan tim dari pengerukan sungai yang turun langsung turun ke lokasi, sehingga dapat melihat secara langsung kendala yang terjadi, agar dapat menjadi pedoman dan dasar sistim kerjanya.

“ Di sungai kami ini, tidak hanya nelayan setempat saja yang melewatinya, tetapi motor pompong dari Desa Bakong hampir tiap hari masuk ke pelabuhan ini bahkan kapal pembawa barang kelontong juga kerap melintas di sungai ini,” paparnya.  (Syaf)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

>

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel