Prajurit Lanal TBK Melaksanakan Kegiatan Water Trappen Selama 30 Menit di Laut untuk Meraih Rekor Muri - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
Prajurit Lanal TBK Melaksanakan Kegiatan Water Trappen Selama 30 Menit di Laut untuk Meraih Rekor Muri

Prajurit Lanal TBK Melaksanakan Kegiatan Water Trappen Selama 30 Menit di Laut untuk Meraih Rekor Muri

Prajurit Lanal TBK Melaksanakan Kegiatan Water Trappen Selama 30 Menit di Laut untuk Meraih Rekor Muri
Prajurit Lanal TBK dan Saka Bahari Mengikuti Water Trappen di Pantai Pelawan, Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Rabu (5/10/2022) (Fhoto : Ist)


KARIMUN,  Infokepri.com
– Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M membuka kegiatan Water Trappen (Ketahanan mengapung di air) secara Vidcon yang digelar dalam rangka memperingati HUT TNI ke 77 tahun 2022.

Kegiatan Water Trappen ini digelar secara serentak di Indonesia untuk meraih rekor Muri.

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun (TBK) juga mengikuti kegiatan ini bersama anggota Saka Bahari yang dipimpin oleh Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun (Danlanal TBK)  Letkol Laut (P) Joko Santosa, S.E.,M.Tr.Hanla, CHRMP  di Pantai Pelawan, Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Rabu (5/10/2022).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Palaksa Mayor Laut (H) P. Panjaitan, S.H.,M.Han.  Dankal Pelawan Kapten Laut (P) Juli Prasongko. Dandenpomal Kapten PM Mahatma Adhi Pradana, S.St.Han., Pasintel Kapten Laut (E) M.Amir. Machmud. S.St.Han., Perwira Staf Lanal TBK., Bintara Lanal TBK., Tamtama Lanal TBK., Anggota Pramuka Saka Bahari Binaan Lanal TBK

Danlanal TBK dalam bimbingan dan arahannya menyampaikan sebagai seorang prajurit kita harus selalu berpartisipasi dan turut menyukseskan program KASAL untuk melaksanakan pemecahan rekor Muri Water Trappen selama 30 menit.

Ia menyebut dalam rangkaian kegiatan HUT TNI ke-77 TNI Tahun 2022,  selain melaksanakan Water Trappen pihaknya juga melaksanakan Ziara ke makam Pahlawan dan melaksanakan upacara.

“ Bagi anggota Saka Bahari yang tidak mampu, agar memberikan tanda dengan melambaikan tangan ke panitia agar segera mendapat bantuan keselamatan. Utamakan Zero Insiden dan jaga keselamatan masing-masing peserta,” katanya.  (Jam)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

>

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel