Pemko Batam Semprotkan Cairan Disenfektan di Kantor Pemerintahan Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19 - Info Kepri

about

about

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Pemko Batam Semprotkan Cairan Disenfektan di Kantor Pemerintahan Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

Batam, Walikota Batam, Penyemprotan Disenfektan, Covid-19, ODP, PDP
Share it:


BATAM, Infokepri.com – Untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Pemko Batam melakukan penyemprotan cairan disinfektan di kantor pemerintahan seperti di Gedung Bersama, Kantor Walikota Batam, DPRD Kota Batam, dan Gedung LAM Kota Batam, pada Sabtu (11/4/2020).

Sebanyak 15 petugas melakukan penyemprotan di setiap sudut ruangan. Petugas terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Kesehatan Kota Batam. Mereka menggunakan pakaian khusus saat melakukan penyemprotan disinfektan.

Penyemprotan disinfektan dipimpin langsung Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Amsakar Achmad. Amsakar mengatakan penyemprotan cairan disinfektan sebagai langkah antisipasi penularan virus Corona atau Covid-19.

“Hari ini dilanjutkan dengan penyemprotan desinfektan di Kantor Pemerintah Kota Batam,” ujarnya.

Sejak terbentuk, gugus tugas Covid-19 Kota Batam langsung melakukan gerakan. Diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya virus Corona dan cara pencegahannya. Kemudian dilanjutkan dengan penyemprotan disinfektan di beberapa lokasi keramaian.

Selain itu Pemerintah Kota Batam juga telah mengeluarkan surat edaran atau imbauan terkait protokol penanganan Covid-19. Seperti wajib menggunakan masker ketika beraktivitas di luar, menyediakan sarana cuci tangan atau hand sanitizer, memeriksa suhu tubuh, membubarkan keramaian, dan sebagainya.

Amsakar kembali mengingatkan masyarakat agar membantu Pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Caranya yaitu dengan social distancing dan stay at home atau mengurangi aktivitas di luar rumah.

Amsakar Achmad mengatakan hingga saat ini di Batam, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terus meningkat tercatat sekitar 1.441 orang masuk ODP, sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 83 orang.

“ Dengan mengurangi aktivitas di luar rumah masyarakat sudah membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” sebut Amsakar.
(MC)
Share it:

Batam

Post A Comment: