Pelaku dan Korban Pengeroyokan Saling Lapor ke Polisi, Kepala KPLP Lapas Batam Harapkan Kedua Belah Pihak Berdamai
By Posman
BATAM, Infokepri.com – Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas II A Batam, Andre Silalahi, langsung gerak cepat menanggapi permasalahan pegawai Lapas Batam yang dilaporkan melakukan pengeroyokan bersama temannya terhadap seorang pria di tanjakan Bukit Daeng, Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, pada Kamis (14/5) kemarin.
Andre mengatakan bahwa ia telah bertemu dengan kuasa hukum korban, beberapa hari yang lalu. Dalam pertemuan tersebut, Andre meminta agar pelaku bersama korban berdamai secara kekeluargaan dan kuasa hukum korban menyetujuinya.
“ Saya kemarin sudah bertemu dengan kuasa hukum korban dan kami sudah sepakat agar pelaku dan korban berdamai, dan menyelesaikannya secara kekeluargaan dan tidak ada pihak yang dirugikan,” kata Andre saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/6).
Memang, lanjut Andre, ia bersama kuasa hukum korban sudah sepakat untuk berdamai tetapi dalam pertemuan tersebut tidak dihadiri oleh korban dan oknum pegawai Lapas.
“ Saya sangat berharap kedua belah pihak berdamai dan tidak ada yang merasa dirugikan,” katanya.
Saat peristiwa itu terjadi, kata Andre, oknum pegawai Lapas tersebut sedang libur, kemudian ia bersama temannya bepergian menggunakan sepeda motornya. Saat di tanjakan Bukit Daeng, Muka Kuning, abu rokok teman pegawai Lapas yang diboncengnya mengenai tubuh korban.
Karena tidak terima, korban langsung memasang lampu dim dan menghampiri sepeda motor yang dikendarai oleh pegawai Lapas. Kemudian terjadi cekcok dan terjadi adu fisik.
“ Kalau pengakuan pegawai Lapas kepada saya, si korban duluan yang memukul temannya, karena tidak terima temannya dipukul, pegawai Lapas tersebut terpaksa memukul si korban,” katanya.
Setelah perkelahian itu terjadi oknum pegawai Lapas Batam menelepon anggota Polresta Barelang agar datang ke lokasi.
Setelah bertemu di lokasi dengan anggota Polresta Barelang tersebut, oknum pegawai Lapas melaporkannya ke Mapolsek Sei Beduk.
“ Tetapi sebelum buat laporan ke Mapolsek Sei Beduk pegawai Lapas Batam tersebut berobat dan melakukan visum ke klinik Panbil Medika,” katanya
Setelah pegawai Lapas Batam melaporkan peristiwa perkelahian tersebut ke Mapolsek Sei Beduk, tidak berapa lama korban didampingi kuasa hukumnya Martinus Zega, SH juga membuat laporan atas pengeroyokan yang dilakukan pegawai Lapas Batam bersama temannya terhadapnya. (Pay)
Editor : Posman



