Ratusan Jamaah Shalat Jumat Perdana di Masjid BP Batam - Info Kepri

about

about

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Ratusan Jamaah Shalat Jumat Perdana di Masjid BP Batam

Share it:

BATAM, Infokepri.com - Ratusan  pegawai BP Batam berserta jamaah di pegawai instansi lainnya sekitar kantor Badan Pengusahaan Batam melakukan Shalat Jumat perdana di masjid yang dibangun oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam yang berlokasi di antara gedung Utama dan Bifza Annex 1 BP Batam,  Jumat (13/3/2020).

Peletakan batu pertama sebagai awal pembangunan masjid tersebut dilakukan sembilan bulan silam, tepatnya tanggal 8 Juni 2019.

Saat jamaah Shalat Jumat pertama berdatangan, ada rasa takjub dan bahagia yang terlihat dari raut wajah rombongan pegawai BP Batam berserta jamaah di pegawai instansi lainnya sekitar kantor Badan Pengusahaan Batam.

Pada pelaksanaan Shalat Jumat pertama di masjid yang rencananya akan diberi nama Masjid BJ Habibie ini diisi khutbah oleh Ustadz Luqman Rifai, pengurus MUI Kota Batam dan sekaligus Ketua IPIM Kota Batam. 

Filosofi Masjid BJ Habibie BP Batam ini adalah cerminan dari kalimat Tauhid. Tauhid artinya menyembah hanya kepada yang Satu, yaitu Allah Subhanahuwata’ala. Konsep Tauhid ini diimplementasikan ke bentuk fasade bangunan mesjid berupa lafadz Allah pada bagian Selatannya dan lafadz Muhammad pada bagian Utara.

Masjid dengan luas bangunan ± 1.154 meter per segi ini terdiri dari lantai dasar, ruang jamaah pria di lantai bagian atas dan ruang jamaah wanita di lantai mezzanine. Untuk memudahkan berwudhu disediakan tempat wudhu pria dan wanita yang letaknya terpisah, serta masjid ini mampu menampung kurang lebih 600 jamaah. 

Mesjid ini dibangun dilatar belakangi kebutuhan Pegawai BP Batam akan tempat ibadah saat Salat Jumat dan Salat wajib lainnya yang selama ini selalu mengandalkan Ruang Balairung Sari di lantai 3 Gedung BIDA dan musholla-musholla kecil di tiap sudut lantainya. (Humas BP Batam /cc)

Share it:

Batam

Bp Batam

Infokepri

kepri

Post A Comment:

0 comments: