Covid-19 di Kepri, Pasien Meninggal Capai 55 Orang - Info Kepri

Info Kepri

Info Kepri

Search This Blog

Total Pageviews

Popular Posts

Follow by Email

Technology

Covid-19 di Kepri, Pasien Meninggal Capai 55 Orang

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau menyatakan jumlah pasien yang meninggal dunia akibat virus korona sebanyak 55 orang
Share it:

Penguburan Pasien Covid-19
BATAM, Infokepri.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau menyatakan jumlah pasien yang meninggal dunia akibat virus korona sebanyak 55 orang atau 3 persen dari total jumlah pasien yang terkonfirmasi positif. Rabu, (23/09/2020)

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri, Tengku Said Arif Fadillah mengatakan, pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 terbanyak di Batam, kemudian Tanjungpinang dan Bintan.

Jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Batam mencapai 42 orang, Tanjungpinang tujuh orang, Bintan tiga orang, Lingga dan Karimun masing-masing satu orang. "Rata-rata yang meninggal dunia akibat Covid-19 memiliki penyakit penyerta," ujarnya.

Ia menjelaskan jumlah pasien Covid-19 di Kepri bertambah 74 orang sehingga menjadi 1805 orang. Sementara pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 bertambah lima orang sehingga menjadi 1114 orang.

Total kasus aktif Covid-19 di Kepri sebanyak 636 orang. "Tidak ada penambahan angka kematian hari ini," katanya.

Ia mengatakan kasus aktif Covid-19 di Kepri tersebar di Batam sebanyak 544 kasus, Karimun dua kasus, Tanjungpinang 25 kasus, dan Bintan 45 kasus. "Mudah-mudahan seluruh pasien yang dirawat dan dikarantina segera sembuh," terangnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin.

"Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," tutupnya. (Mc/AP)

Share it:

Infokepri

Tanjung Pinang

Post A Comment: