Kemenag Siapkan Bantuan Rp 150 Juta untuk 2.666 Madrasah - Info Kepri

Info Kepri

Info Kepri

Search This Blog

Popular Posts

Technology

Kemenag Siapkan Bantuan Rp 150 Juta untuk 2.666 Madrasah

Anggaran untuk bantuan ini memang tidak banyak, sangat terbatas. Tahun ini kuota penerima bantuan ini sebanyak 200 Madrasah Aliyah, 250 Madrasah.
Share it:

Kemenag Siapkan Bantuan Rp 150 Juta untuk  2.666 Madrasah
Logo Kemenag RI

JAKARTA, Infokepri.com - Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam, M Ali Ramdhani menyampaikan bahwa  Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan anggaran bantuan Afirmasi Madrasah melalui Program Realizing Education’s Promise – Madrasah Education Quality Reform.

"Tahun ini, kita siapkan bantuan untuk 2.666 Madrasah, masing-masing mendapat Rp 150 Juta. Totalnya mencapai Rp 399,9 Miliar," terangnya di Jakarta, (30/7).

Bantuan tersebut, lanjutnya diberikan kepada Madrasah yang sudah menerapkan sistem Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dan sistem Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah berbasis Elektronik (e-RKAM).

"Bantuan tersebut akan diberikan dalam bentuk uang tunai. Pemanfaatannya harus didasarkan pada kebutuhan mendesak Madrasah yang dirumuskan berdasarkan hasil EDM serta sesuai Juknis yang ditetapkan," jelasnya.

Berikutnya, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M Isom Yusqi menambahkan bahwa bantuan antara lain bisa digunakan dalam rangka penguatan digitalisasi Madrasah. Dan juga kualitas sanitasi, dan kebutuhan program lainnya dalam rangka mendukung mutu pembelajaran di Madrasah.

"Juknis penyaluran bantuan sudah selesai. Insya Allah mulai September bantuan akan mulai didistribusikan," terangnya.

Sambungnya, program digitalisasi Madrasah sudah dilakukan sejak 2019, sebelum pandemi. Sejumlah program yang dilakukan antara lain, merevisi Juknis relaksasi pemanfaatan dana BOS hingga bisa digunakan untuk menunjang sistem pembelajaran online, memberikan bantuan pengadaan server dan Jaringan Komputer Computer Based-Test (CBT) untuk semua jenjang, baik itu Madrasah Aliyah, Tsanawiyah maupun Ibtidaiyyah.

"Anggaran untuk bantuan ini memang tidak banyak, sangat terbatas. Tahun ini kuota penerima bantuan ini sebanyak 200 Madrasah Aliyah, 250 Madrasah Tsanawiyah, dan 100 Madrasah Ibtidaiyah," katanya.

Ia menambahkan bahwa sejak 2019, Kemenag juga memberikan bantuan pembangunan Madrasah Negeri melalui dana Surat Berharga Sukuk Nasional (SBSN). Salah satu pemanfaatan bantuan tersebut adalah untuk menunjang implementasi kelas digital. Sampai tahun ini, bantuan pembangunan Madrasah negeri melalui SBSN masih berlangsung. (AP)

Share it:

Jakarta

Nasional

Post A Comment: