Bupati Hamsuardi Hadiri Batagak Kudo-Kudo Masjid Nurul Ikhlas Padang Rajo - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
Bupati Hamsuardi Hadiri Batagak Kudo-Kudo Masjid Nurul Ikhlas Padang Rajo

Bupati Hamsuardi Hadiri Batagak Kudo-Kudo Masjid Nurul Ikhlas Padang Rajo

Bupati Hamsuardi Hadiri Batagak Kudo-Kudo Masjid Nurul Ikhlas Padang Rajo
Bupati Pasaman Barat H. Hamsuardi Fhoto Bersama Dengan Panitia Pembangunan Masjid Raya Nurul Ikhlas dan Masyarakat Padang Rajo Jorong IV Koto Barat, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, (2/12/2021) (Fhoto : Pandapotan)

PASAMAN BARAT, Infokepri.com - Batagak kudo-kudo merupakan tradisi Pasaman Barat yang terus dilakukan hingga kini. Masyarakat akan berdatangan menghadiri acara ini, baik membangun rumah pribadi, bangunan milik umum apalagi rumah ibadah, 

Malu mereka jika tidak nampak di acara tersebut, meski hanya menyumbang Rp50.000. Makanya ada yang membawa uang, seng beberapa lembar hingga bahan lainnya.

“ Tradisi batagak kudo-kudo ini, satu lagi tradisi yang menjadi kebanggaan orang Kinali. Ada kebersamaan dalam kegiatan ini, makanya harus dipertahankan," ujar Bupati Pasaman Barat H. Hamsuardi, Kamis (02/12/21)

Bupati Pasbar Hamsuardi, menegaskan apresiasinya terhadap rasa kekeluargaan yang terus dipertahankan oleh masyarakat Padang Rajo Jorong IV Koto Barat, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali 

Tak heran jika nantinya bakal hadir masjid Nurul Ikhlas yang representatif untuk dua nagari berdekatan tersebut, Nagari Kinali dan Nagari Koto Baru.

“ Saya menilai bangunan masjid ini bagus konstruksinya, tahan gempa. Jika selesai nanti megah bangunannya. Saya pun turut menyumbang,” ujar Hamsuardi seraya menyerahkan bantuannya kepada Ketua Panitia Pembangunan Masjid Raya Nurul Ikhlas, Alizar dt Bagindo.

Ketua Panitia Alizar dt Bandaro menyatakan, batagak kudo-kudo tetap terpelihara di nagarinya dan Kinali khususnya. Acara ini memperkuat ikatan batin di masyarakat. Kedatangan Bupati  memperlihatkan hal itu.

Dengan batagak kudo-kudo ini pembangunan prasarana umum rumah ibadah maupun rumah pribadi jadi lebih cepat. Rasa kekeluargaan membuat masyarakat sekitar bergotong-royong dalam hal dana, atap seng hingga pengerjaannya.

“ Anak nagari dan perantau bahu-membahu memberikan bantuan,”  pungkasnya. (pdp)

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

>

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel