Sapi Bermain Dikebun Timbul Pertikaian Antara Pemilik, Berikut Penyelesaiannya - Info Kepri -->
Trending News
Loading...
Sapi Bermain Dikebun Timbul Pertikaian Antara Pemilik, Berikut Penyelesaiannya

Sapi Bermain Dikebun Timbul Pertikaian Antara Pemilik, Berikut Penyelesaiannya

Sapi Bermain Dikebun Timbul Pertikaian Antara Pemilik, Berikut Penyelesaiannya
Suasana Pertemuan

NATUNA, Infokepri.com - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Cemaga Utara, Personel Koramil 01/Ranai - Kodim 0318/Natuna, hadiri rapat penyelesaian masalah antara pemilik hewan ternak sapi dengan pemilik kebun.

Turut hadir dalam rapat, Kades Cemaga Utara Irwan, Kadus 01 Agus Salim, Ketua RW 03 Muhtar, Ketua RT, Satiri, pemilik kebun, Aripin, pemilik sapi, Sadri,  di Kantor Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan - Natuna, Senin (7/2).

Terkait hal itu, Babinsa Desa Cemaga Utara, Serda. Saprizal mengatakan bahwa seiring dengan berjalannya waktu, belakangan ini kerab terjadi permasalahan antara pemilik hewan ternak sapi dengan pemilik kebun di beberapa wilayah perdesaan, karena ternak sapi tersebut suka merusak atau memakan tanaman petani.

"Salah satunya Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, timbul pertikaian antara pemilik sapi dengan pemilik kebun," terangnya.

Lanjutnya, dengan permasalahan tersebut, Kepala Desa Cemaga Utara, bersama Babinsa, Kepala Dusun, Ketua RT, Ketua RW, masyarakat pemilik ternak sapi dan pemilik kebun, mengadakan rapat atau musyawarah untuk menyelesaikannya.

Setelah mengadakan rapat, akhirnya hasil musyawarah disepakati dengan ketentuan, agar pemilik sapi mengikat sapinya serta membuat kandang.

Apabila sapi merusak tanaman yang berada di kebun orang lain, pemilik tanaman berhak menangkap sapi tersebut dan di serahkan kepada Kades untuk diambil tindakan yang berlaku melalui Perdes yang berlaku.

Pemilik sapi bermusyawarah dengan pemilik tanaman apabila tidak ada kesepakatan maupun keputusan di persilahkan untuk melaporkan ke pihak yang berwajib.

Pemilik kebun diwajibkan membuat pagar, agar aman dari hewan ternak yang berkeliaran, pemilik sapi yang mengikat sapinya di tanah, ataupun kebun orang lain, agar meminta ijin kepada pemilik kebun.

"Untuk kedepannya sama-sama sepakat untuk menjaga agar tidak terulang lagi kejadian yang seperti di bahas hari ini," tutup Serada. Saprizal.

Di tempat terpisah, Dandim 0318/Natuna, Letkol Arm Asep Ridwan SH, M.Han, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI untuk membangun kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya dengan melakukan silaturrahmi, monitoring, dan  komunikasi sosial.

"Selain itu dapat berguna untuk mencari solusi bersama guna  memudahkan masyarakat dan Babinsa dalam menghadapi masalah yang ada sehingga dapat ditangani dengan mudah," kata Asep Ridwan. (Nard/rdk).

Iklan Atas Artikel


 


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2


 

Iklan Bawah Artikel