Pencanangan Kampung Literasi Teladan Tahun 2021 Resmi Dicanangkan Kadisdik Kabupaten Asahan - Info Kepri -->
Trending News
Loading...

Pencanangan Kampung Literasi Teladan Tahun 2021 Resmi Dicanangkan Kadisdik Kabupaten Asahan

 

Pencanangan Kampung Literasi Teladan Tahun 2021 Resmi Dicanangkan Kadisdik Kabupaten Asahan
Kadisdik Kabupaten Asahan, H.Supriyanto Menyampaikan Sambutannya Saat Meresmikan Pencanangan Kampung Literasi Kelurahan Teladan Tahun 2021, (29/11/2021) (Fhoto : Senti) 



ASAHAN, Infokepri.com
– Pencanangan kampung literasi Kelurahan Teladan tahun 2021, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan secara resmi dicanangkan oleh Bupati Asahan yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik)Kabupaten Asahan, H.Supriyanto pada Senin (29/11/21).

Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Bacaan Masyarakat(TBM) Ridha jalan K.H.Agus Salim Gang Citra Nomor 20 Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan,

Turut hadir dalam acara ini, Camat Kisaran Timur yang diwakili oleh Sumarmo, Perwakilan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Utara Suriadi S.Sos, M.Si., Ketua Forum Taman Membaca Sumatera Utara Ismail Kong, Tokoh masyarakat Evi Irwansyah Pane, Perwakilan dari Kajari Yusron Malau, dan perwakilan dari Lion Club Kisaran.

Pogram Pencanangan Kampung Literasi Tahun 2021 merupakan Program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tahun 2021 dan TBM Ridha salah satu TBM yang meraih program pusat tersebut untuk Sumatera Utara.

Kepala Dinas Pendidikan H.Supriyanto mengatakan dirinya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada TBM Ridha yang telah bekerja keras selama ini, sehingga TBM Ridha dapat memperoleh program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk Pencanangan Kampung Literasi Tahun 2021.

Hal ini menjadi suatu kebanggan bagi Kabupaten Asahan, apalagi untuk Sumatera Utara hanya Kabupaten Asahan yang dapat program dari Kementerian tersebut.

Supriyanto mengucapkan terima kasih dan selamat kepada TBM Ridha dan berharap semoga ini bisa menjadi trigger penggerak kepada PPDP MTBM yang lain.

Evi Irwansyah Pane, selaku tokoh masyarakat berharap kepada Pemerintah Daerah untuk terus memberi support TBM Ridha agar lebih maju sehingga memberi buku  buat membaca  karena TBM Ridha ini sangat berdampak pada masyarakat di daerah ini. Beliau juga berharap untuk melibatkan elemen-elemen baik itu pemerintah daerah dan perusahaan-perusahaan yang ada di Asahan ini untuk memberikan support dalam bentuk CSR.

“Saya juga berharap kepada ibu Ridha agar terus bersemangat dan tentunya taman membaca ini menjadi lebih baik dan berguna serta berdampak bagu masyarakat kita,” tegasnya.

Ridha Irsan Kumala, selaku penasehat TBM merasa bangga karena sudah Hadir di TBM ridha dqn berharap agar dengan adanya TBM Ridha ini dapat membangkitkan minat baca generasi anak-anak bangsa kita khususnya di Kabupaten Asahan.

“Mari kita sama-sama mendukung kampung literasi ini menjadi lebih baik lagi. Beliau juga mengucapkan banyak  terima kasih kepada semua elemen yang ada di Asahan, yang telah mendukung kampung literasi ini menjadi lebih baik,” ujar Ridha.

Ketua Forum Taman membaca Sumatera Utara, Ismail Kong berharap semoga ibu Ridha dan seluruh pihak yang sudah membantu menjalankan dan mempelopori program kampung literasi di Kabupaten Asahan dapat terus berkembang.

“Sekali lagi saya mengucapkan selamat atas pencanangan kampung literasi teladan tahun 2021 di Kabupaten Asahan. Ini sudah direncanakan di beberapa titik, kenapa namanya kampung? karena program ini memang di desain fokus lokasinya di darfah-daerah yang fungsinya sebagai trigger,” tegas Ismail.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut,  Kepala Dinas Pendidikan H.Supriyanto berharap agar TBM Ridha menjadi pelopor literasi di Kabupaten Asahan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Asahan tentu sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas program ini, dan berharap agar program ini jangan hanya sekedar dicanangkan tetapi terus dilanjutkan.

“Kiranya kelurahan Teladan sebagai kampung literasi ini bisa berimbas kepada kampung-kampung yang lain, dan berimbas kepada kecamatan-kecamatan lain, karena kita berharap jika ada kampung literasi tentu nanti suatu saat akan ada kecamatan literasi. Setelah itu, tentu kita berharap akan terwujud Kabupaten literasi, karena konsep pendidikan kita sekarang diutamakan literasi, numerasi dan juga tentang perilaku,” tutupnya. (Ti)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel